Benjang Mulai Berkembang, Dispora Kukar Perluas Ruang Tampil di Event Daerah

0
IMG-20260921-WA0036

Penampilan Olahraga Benjang di Pembukaan Festival Olahraga Tradisional yang digelar di kawasan Parkir Pulau Kumala, Tenggarong, Senin (21/09/2026).

Dispora Kukar akan memperluas keterlibatan Benjang dalam agenda olahraga pemerintah daerah untuk memperkuat pembinaan atlet dan mendorong perkembangannya hingga ke kecamatan.

ADVERTORIAL – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berencana memperluas ruang tampil bagi olahraga tradisional Benjang dalam berbagai agenda olahraga pemerintah daerah. Langkah itu ditempuh untuk mendorong pembinaan atlet sekaligus memperkenalkan Benjang kepada masyarakat, terutama di tengah perkembangan olahraga tersebut yang belum merata di seluruh kecamatan.

Rencana tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadis Dispora) Kukar Aji Ali Husni saat pembukaan Festival Olahraga Tradisional di area parkir Pulau Kumala, Tenggarong, Senin (21/09/2026).

“Olahraga Benjang ini sebenarnya tumbuhnya sudah lama. Tetapi bagaimana perkembangannya dan sejauh mana penyebarannya, kami juga masih terus melihatnya,” ucap Aji Ali kepada awak media di Pembukaan Festival Olahraga Tradisional yang digelar di kawasan Parkir Pulau Kumala, Tenggarong, Senin (21/09/2026).

Menurut Aji Ali, keberadaan Benjang di Kukar telah menunjukkan perkembangan dengan adanya atlet yang mengikuti pembinaan dan kegiatan olahraga. Namun, Dispora Kukar masih perlu memetakan persebaran serta perkembangan pembinaannya di masing-masing kecamatan.

Saat ini, tercatat 10 atlet Benjang berada di Kukar. Enam di antaranya telah mengikuti Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2025. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi atlet memperoleh pengalaman bertanding di tingkat nasional sekaligus mendukung proses pembinaan Benjang di Kukar.

Benjang merupakan olahraga tradisional yang berkembang dari kawasan Ujungberung, Bandung, Jawa Barat. Olahraga tersebut memadukan unsur bela diri, ketangkasan, seni, dan tradisi. Salah satu bentuknya ialah Benjang Gelut yang dikenal sebagai gulat tradisional.

Meski telah memiliki atlet, perkembangan Benjang di Kukar dinilai belum merata. Aktivitas olahraga tersebut telah tumbuh di sejumlah wilayah, sementara bebapa kecamatan masih membutuhkan penguatan pembinaan agar jumlah atlet dan pelakunya semakin berkembang.

Untuk memperluas ruang pembinaan, Dispora Kukar berencana memasukkan Benjang dalam berbagai kegiatan olahraga tradisional yang diselenggarakan pemerintah daerah. Kesempatan tampil itu diharapkan menjadi sarana bagi atlet mengembangkan kemampuan sekaligus memperkenalkan Benjang secara lebih luas.

“Insya Allah nanti di event-event kita, Benjang ini akan mulai kita libatkan dalam perkembangan olahraga tradisional,” kata Aji Ali.

Aji Ali menilai pengembangan olahraga tradisional membutuhkan pembinaan berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah, komunitas, atlet, pelatih, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar Benjang tidak hanya berkembang di wilayah tertentu, tetapi juga menjangkau lebih banyak kecamatan di Kukar.

“Memang perkembangan di kecamatan-kecamatan masih agak kurang dibandingkan daerah lainnya. Insya Allah ke depan kita akan dorong lagi,” pungkasnya. []

Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *