Bentuk Peduli Terhadap Masjid, Walikota Probolinggo Beri Bantuan Peralatan Kebersihan

PEDULI MASJID : Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin beri bantuan peralatan kebersihan kepada 116 masjid se-Kota Probolinggo. (Foto : Istimewa)

PROBOLINGGO-Sebagai bentuk kepedulian terhadap keerlangsungan masjid di Kota Probolinggo, Wali Kota Habib Hadi menyalurkan bantuan peralatan kebersihan kepada 116 masjid se-Kota Probolinggo yang bertempat di aula Bakesbangpol, Senin (11/12) pagi.

Menurut Habib Hadi bantuan ini dipandang dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga kebersihan di lingkungan masjid, memfasilitasi kegiatan ibadah dan meningkatkan kenyamanan jamaah. Masjid bukan hanya sebatas tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Seperti pengajian, bimbingan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya.

“Pemerintah Kota Probolinggo memiliki komitmen memperhatikan tempat-tempat ibadah. Supaya takmir masjid ini fokus merawat dan memakmurkan masjidnya. Marilah bersama-sama menjaga, merawat dan memakmurkan masjid,” ujar Wali Kota Habib Hadi dalam sambutannya.

Habib Hadi mengingatkan agar masjid-masjid yang belum tercover biaya listriknya, agar segera mengajukan dan melengkapi persyaratannya. Sehingga jasa listrik masjid di Kota Probolinggo ditanggung oleh Pemerintah Kota Probolinggo. Bahkan ke depan secara bertahap, pihaknya akan menyempurnakan kebijakan supaya para imam dan marbot masjid memiliki kehidupan yang lebih sejahtera.

“Harapan saya, mari kita komitmen dalam menjaga dan merawat tempat ibadah kita ini. Jika kita semua bisa ikhlas dan tulus maka kesenangan di akhirat pasti akan kita petik. Dalam berproses itu tidak semuanya indah, pasti ada suka dan duka dalam mempertahankan keistiqomahan hati kita. Tetaplah istiqomah, sabar dan sambung doa untuk Pemerintah Kota Probolinggo. Mudah-mudahan terus bisa berikhtiar menyempurnakan semua regulasi, melibatkan semua stakeholder termasuk BAZNAS,” bebernya.

Mantan anggota DPR RI ini juga akan menyempatkan waktunya untuk berkeliling ke masjid-masjid di Kota Probolinggo guna melihat kondisi masjid usai diberikan bantuan ini. Bahkan di tahun 2024 mendatang ia punya kebijakan baru agar para ustad dan ustadzah di lembaga-lembaga pendidikan pondok pesantren juga dapat mengajar di SD dan SMP negeri untuk semakin menyempurnakan pendidikan agama bagi generasi muda di Kota Probolinggo.

“Supaya pendidikan agamanya bagus maka kita tambah tenaganya untuk menyempurnakan akhlak generasi kita. Akan kita beri honor setiap bulannya sehingga semuanya bisa bergerak bersama di dalam mewujudkan harapan kita mempunyai anak yang berakhlak mulia, berkarakter dan bermoral. Jika tanpa kolaborasi bagaimana akan bisa?. Mudah-mudahan tatanan ini kedepan bisa dipertahankan,” harapnya.

Habib Hadi berpesan agar para takmir ataupun pengurus masjid yang hadir dapat menjadi rujukan bagi jamaah maupun warga di sekitarnya di dalam semua aktivitas keagamaan. Termasuk dalam penyampaian kebijakan pemerintah daerah yang memang memihak dan memberikan ruang kepada semua warganya.

“Salah satunya dengan program BPJS kesehatan bagi seluruh warga Kota Probolinggo. Jika ada warga yang sakit bisa telpon ke call center 112 bebas pulsa, maka akan segera di tindaklanjuti dibawa ke pelayanan kesehatan dan gratis. Kemudian RS Ar-Rozy yang insyaallah akan beroperasi di tanggal 23 Desember 2023 guna semakin meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Serta prioritas pendidikan bagi masyarakat Kota Probolinggo,” pesannya.

Sementara, Ketua BAZNAS Kota Probolinggo Hakimudin mengatakan jumlah penerima manfaat bantuan peralatan kebersihan sebanyak 116 masjid tersebut terdiri dari, 24 masjid se Kecamatan Mayangan, 36 masjid se Kecamatan Kanigaran, 21 masjid se Kecamatan Kedopok, 18 masjid se Kecamatan Wonoasih dan 17 masjid se Kecamatan Kademangan.

“Masing-masing masjid akan mendapatkan bantuan peralatan berupa 8 dos cairan pembersih, 1 vacuum cleaner dan 2 buah alat pel,” ujarnya.(Rachmat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *