BNI Dorong Transaksi Nontunai Lewat Promo HUT Kota Padang

PADANG – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Kota Padang dimanfaatkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) untuk memperluas penggunaan transaksi nontunai melalui aplikasi wondr by BNI. Rangkaian program yang berlangsung 7-10 Agustus 2026 itu menyasar aktivitas kuliner dan hiburan yang dekat dengan masyarakat sekaligus membuka peluang transaksi digital bagi pelaku usaha lokal.

BNI mengemas program tersebut melalui sejumlah kegiatan di Kota Padang. Salah satunya Gastronomy Market Batang Arau yang menawarkan potongan harga hingga Rp3.570 bagi masyarakat yang melakukan pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) wondr by BNI.

Selain potongan harga, BNI menyiapkan promo kuliner khusus pada 9 Agustus 2026. Masyarakat berkesempatan memperoleh nasi goreng rendang kreasi Chef William Wongso dengan harga Rp357 dengan melakukan pembayaran melalui QRIS wondr by BNI.

Sebagaimana diberitakan Harian Haluan, Sabtu (08/08/2026), rangkaian promosi tersebut dirancang untuk menghubungkan kemudahan transaksi digital dengan aktivitas ekonomi yang berlangsung selama perayaan hari jadi Kota Padang. Kuliner khas Minangkabau menjadi salah satu medium yang digunakan untuk memperkenalkan pemanfaatan pembayaran digital kepada masyarakat.

Program BNI tidak berhenti pada sektor kuliner. Pada 9 Agustus 2026, masyarakat juga dapat mengikuti Spin Wheel Xploria Padang untuk memperoleh berbagai hadiah dengan melakukan pemindaian senilai Rp80 menggunakan QRIS wondr by BNI.

Regional Chief Executive Officer (RCEO) BNI Wilayah 02, Welly Marendra, mengatakan perayaan hari jadi Kota Padang menjadi momentum untuk memperkenalkan manfaat layanan digital secara lebih dekat kepada masyarakat.

“Kami ingin momentum HUT ke-357 Kota Padang tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui kemudahan transaksi dan berbagai program menarik yang kami hadirkan melalui wondr by BNI,” ujarnya di Padang, Sabtu (08/08/2026).

Menurut Welly, perkembangan transaksi digital turut memengaruhi pola pembayaran masyarakat. Pemanfaatan QRIS dinilai memberikan kemudahan bagi konsumen sekaligus memperluas pilihan pembayaran bagi pelaku usaha.

” Kehadiran QRIS juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bertransaksi sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha dalam menerima pembayaran secara digital,” jelasnya.

Dorongan terhadap transaksi nontunai tersebut juga diarahkan agar masyarakat semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital dalam berbagai kebutuhan sehari-hari. Bagi pelaku usaha, semakin banyak pilihan pembayaran diharapkan dapat mempermudah konsumen melakukan transaksi dan mendukung perputaran ekonomi di tingkat lokal.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa layanan perbankan digital dapat diintegrasikan dengan kegiatan masyarakat, mulai dari pasar kuliner hingga hiburan. Pendekatan tersebut sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memanfaatkan kanal pembayaran digital dalam menjangkau konsumen.

Melalui program yang berlangsung hingga 10 Agustus 2026, BNI berharap penggunaan QRIS melalui wondr by BNI semakin meluas di tengah masyarakat. Perluasan transaksi digital tersebut diharapkan berjalan seiring dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi lokal dan perubahan kebiasaan pembayaran masyarakat.

“Dengan semakin luasnya penggunaan transaksi digital, BNI terus mendorong transformasi layanan perbankan agar semakin mudah, praktis, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tutupnya. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *