BPDP Buka Akses Investor bagi UMKM Perkebunan Lewat Pameran Bisnis

JAKARTA – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus memperluas akses kemitraan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor perkebunan dengan mempertemukan mereka bersama calon investor, mitra usaha, dan masyarakat melalui ajang pameran bisnis. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat hilirisasi komoditas sekaligus meningkatkan nilai tambah produk perkebunan Indonesia.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansah mengatakan komoditas perkebunan nasional memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah melalui inovasi dan penguatan kapasitas pelaku usaha.

“Komoditas perkebunan Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah,” ujarnya sebagaimana diberitakan Antara, Senin (06/07/2026).

Salah satu upaya yang dilakukan BPDP adalah memfasilitasi pertemuan antara pelaku UMKM perkebunan dengan calon mitra usaha dan investor melalui pameran Info Franchise & Business Concept (IFBC) bertema Grow Beyond Boundaries yang digelar di Jogja Expo Center, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada 3-5 Juli 2026.

Dalam pameran tersebut, BPDP menghadirkan ratusan peluang usaha berbasis komoditas perkebunan guna mendorong pertumbuhan UMKM agar mampu berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional melalui inovasi serta kolaborasi.

Helmi menilai kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen BPDP dalam memperkuat hilirisasi dan meningkatkan daya saing produk perkebunan melalui pengembangan kapasitas pelaku UMKM.

“Ini menjadi momentum bagi BPDP untuk mempertemukan pelaku UMKM perkebunan dengan calon mitra usaha, investor, maupun masyarakat yang tertarik mengembangkan bisnis berbasis komoditas perkebunan,” katanya.

Menurutnya, pameran IFBC juga menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan produk-produk unggulan berbasis komoditas perkebunan kepada masyarakat, pelaku usaha, dan calon investor.

“Kami berharap melalui ajang ini dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi dan mendorong UMKM perkebunan untuk terus berkembang, berinovasi, dan naik kelas,” ujarnya.

Helmi menambahkan, BPDP ingin mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha yang mampu mengolah hasil perkebunan menjadi produk inovatif, kompetitif, serta memiliki daya saing di pasar nasional maupun global.

“Kami terus mendorong agar produk-produk perkebunan Indonesia mampu memiliki daya saing yang lebih tinggi dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Helmi.

Melalui berbagai program tersebut, BPDP berharap semakin banyak generasi muda dan calon wirausaha memandang sektor perkebunan sebagai sumber inovasi, peluang usaha, dan bisnis berkelanjutan yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *