Dispar Kukar Matangkan Proposal Erau untuk KEN 2027

Kepala Bidang Promosi Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, di Kantor Dispar Kukar, Tenggarong, Kamis (24/09/2026).

Dispar Kukar memfinalisasi proposal Festival Erau untuk KEN 2027 dengan menonjolkan dampak ekonomi, kunjungan wisatawan, serta penguatan promosi melalui konten kreatif.

ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar memfinalisasi proposal pengusulan Festival Erau agar kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2027. Proposal tersebut ditargetkan disampaikan kepada Kementerian Pariwisata paling lambat Jumat (25/09/2026).

Kepala Bidang (Kabid) Promosi Dispar Kukar Awang Ivan Ahmad mengatakan, penyusunan proposal telah memasuki tahap akhir. Setelah dikirim, Festival Erau masih harus melewati sejumlah tahapan seleksi sebelum ditetapkan sebagai bagian dari KEN 2027.

“Program ke depan adalah mengawal Erau lagi untuk masuk dalam KEN tahun 2027. Batas akhir penyampaian proposal tanggal 25 September (besok),” ucap Ivan kepada Prudensi.com di Kantor Dispar Kukar, Tenggarong, Kamis (24/09/2026).

Ivan menjelaskan, pengajuan proposal merupakan tahap awal dari rangkaian seleksi KEN. Proposal yang masuk akan melalui verifikasi sebelum penyelenggara mengikuti wawancara dan seminar atau pemaparan rencana penyelenggaraan.

“Setelah proposal terkirim nanti ada proses penyeleksian dan verifikasi proposal. Kemudian ada proses wawancara, dan yang ketiga ada proses seminar oleh penyelenggara,” jelasnya.

Pada tahap seminar, penyelenggara akan memaparkan konsep serta rencana pelaksanaan Festival Erau 2027 kepada tim seleksi. Keseluruhan proses tersebut menjadi bagian dari penilaian Kementerian Pariwisata dalam menentukan acara yang masuk KEN 2027. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada Januari 2027.

Ivan mengatakan, Dispar Kukar berupaya mengawal Festival Erau agar kembali menjadi bagian dari kalender acara pariwisata nasional. Namun, status sebagai bagian dari KEN tidak serta-merta diperoleh setiap tahun karena setiap penyelenggaraan tetap dievaluasi berdasarkan perkembangan dan dampaknya.

“Pasti kami usahakan kita bisa masuk lagi dalam KEN. Tetapi tidak mesti kalau tahun ini masuk, tahun depan pasti masuk. Karena melihat evolusinya,” katanya.

Menurut Ivan, salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam pengembangan sebuah acara adalah dampaknya terhadap perekonomian masyarakat. Dalam penyelenggaraan Erau, aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai ikut bergerak seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan wisatawan.

“Kalau kita lihat dari dampaknya ke ekonomi masyarakat, UMKM kita sudah lama bergerak. Masyarakat datang ke sana, berbelanja, dan pelaku usaha juga semakin banyak,” ujar Ivan.

Selain pergerakan ekonomi masyarakat, kunjungan wisatawan menjadi aspek lain yang diharapkan terus meningkat selama rangkaian Erau berlangsung.

“Alhamdulillah, kita optimistis peningkatan kunjungan selama Erau saat ini akan lebih besar dibandingkan tahun kemarin,” katanya.

Untuk memperkuat pengusulan sekaligus promosi Erau, Dispar Kukar juga menyiapkan sejumlah materi pendukung. Salah satunya berupa produksi video promosi yang dikemas lebih kreatif untuk memperluas jangkauan informasi mengenai Erau dan destinasi pariwisata Kukar.

“Selain membantu untuk pembuatan video teaser, kita juga membuat video promosi yang lebih luas. Bentuknya mini movie,” ungkapnya.

Finalisasi proposal dan penguatan materi promosi tersebut menjadi bagian dari upaya Dispar Kukar mempertahankan eksistensi Erau dalam kalender pariwisata nasional. Keberhasilan menembus KEN 2027 diharapkan dapat memperluas promosi pariwisata Kukar sekaligus memperbesar dampak ekonomi penyelenggaraan Erau bagi pelaku UMKM dan masyarakat. []

Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *