DPMD Kukar Kembangkan Bestari untuk Perkuat Pendataan Wilayah RT

0
IMG-20261013-WA0049

Kepala DPMD Kukar Arianto.

DPMD Kukar bersama Diskominfo mengembangkan aplikasi Bestari untuk mengintegrasikan data kependudukan, kesehatan, pendidikan, sosial ekonomi, dan potensi wilayah yang dikelola pengurus RT sebagai pendukung perencanaan pembangunan daerah.

ADVERTORIAL – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengembangkan aplikasi Basis Data Rukun Tetangga Terintegrasi (Bestari) untuk memperkuat pendataan kewilayahan di tingkat Rukun Tetangga (RT). Aplikasi tersebut dirancang untuk menghimpun informasi kependudukan, sosial ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga potensi usaha masyarakat sebagai bahan pendukung perencanaan pembangunan daerah.

Kepala Dinas (Kadis) DPMD Kukar, Arianto, mengatakan pengembangan Bestari merupakan bagian dari penguatan kapasitas pengurus RT melalui program RT-KU Terbaik. Melalui program tersebut, pengurus RT tidak hanya didorong melaksanakan kegiatan pembangunan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kemampuan mengelola informasi wilayah secara digital.

“Jadi, kita ingin menguatkan RT melalui program RT-KU Terbaik. Penguatannya bukan hanya pada kegiatan-kegiatan yang ada di RT, tetapi juga bagaimana pengurus RT bisa membuat dan mengelola data informasi kewilayahannya,” ucap Arianto kepada Prudensi di Tenggarong, Jumat (16/10/2026).

Menurut Arianto, sebagian pengelolaan data di tingkat RT selama ini masih dilakukan secara konvensional. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan DPMD Kukar mengembangkan sistem pendataan yang lebih terstruktur dan terintegrasi.

Melalui Bestari, pengurus RT nantinya dapat menghimpun sekaligus memperbarui informasi mengenai profil wilayah, jumlah penduduk, kondisi sosial ekonomi, serta berbagai potensi dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Data yang dikelola juga mencakup informasi mengenai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kondisi pendidikan, serta persoalan kesehatan, termasuk tengkes atau stunting, sesuai dengan ketersediaan data di masing-masing wilayah.

“Jadi, nanti pengurus RT akan mengelola aplikasi Bestari ini untuk menginformasikan profil kewilayahannya. Mulai dari luas wilayah, jumlah penduduk, potensi ekonomi seperti UMKM, sampai informasi di bidang kesehatan dan pendidikan,” jelasnya.

Arianto menjelaskan, ketersediaan data yang lebih lengkap diharapkan memudahkan pemerintah dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Informasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan berdasarkan kondisi setiap wilayah.

Selain memperkuat administrasi kewilayahan, pendataan secara digital juga diharapkan membantu pemerintah memetakan potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan melalui program pemberdayaan masyarakat.

Dalam pengembangannya, DPMD Kukar bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar. Kerja sama tersebut mencakup dukungan teknologi informasi, termasuk penyediaan peladen atau server sebagai infrastruktur penyimpanan dan pengelolaan aplikasi.

Arianto mengatakan informasi yang dihimpun melalui Bestari nantinya dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Untuk pengembangan awal, aplikasi ini dibangun oleh DPMD dan Diskominfo. Servernya nanti berada di Diskominfo. Untuk informasi yang tersedia, ke depannya bisa dibuka dan diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Bestari memiliki fungsi berbeda dengan aplikasi RT-KU Terbaik yang telah digunakan untuk mendukung pelaksanaan program di tingkat RT.

Bestari difokuskan pada pengelolaan basis data profil dan kondisi kewilayahan. Sementara itu, aplikasi RT-KU Terbaik digunakan untuk memantau tahapan pelaksanaan program, mulai dari perencanaan, pengajuan usulan, persetujuan kegiatan, pelaksanaan, hingga pelaporan.

“Untuk pelaksanaan program RT-KU Terbaik, kita menggunakan aplikasi RT-KU Terbaik tersendiri. Kita akan memantau seluruh perencanaan yang mereka usulkan, kemudian kegiatan yang disetujui dan dilaksanakan, sampai pelaporannya. Semuanya akan diinput dalam aplikasi,” terangnya.

Melalui pembagian fungsi tersebut, kedua aplikasi diharapkan saling melengkapi dalam mendukung tata kelola pemerintahan di tingkat RT. Bestari menyediakan informasi dasar kewilayahan, sedangkan RT-KU Terbaik membantu pemerintah memantau pelaksanaan program dan kegiatan.

DPMD Kukar berharap pengembangan Bestari dapat meningkatkan kemampuan pengurus RT dalam mengelola data masyarakat secara lebih tertib dan berkelanjutan. Dengan tersedianya informasi yang lebih akurat dan terstruktur, pemerintah daerah diharapkan mampu menyusun kebijakan serta program pembangunan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing wilayah. []

Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *