Gerbang Emas Jadi Arah Pembangunan Mimika, UMKM dan Lapangan Kerja Disorot

0
Gerbang Emas Jadi Arah Pembangunan Mimika, UMKM dan Lapangan Kerja Disorot

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika didorong menjadikan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas pembangunan untuk memperluas kesejahteraan masyarakat. Arah tersebut ditegaskan Bupati Mimika Johannes Rettob saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kabupaten Mimika di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Mimika, Senin (12/10/2026).

Dalam momentum tiga dekade pembentukan daerah itu, Johannes menekankan pentingnya menerjemahkan Gerakan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Adil dan Sejahtera (Gerbang Emas) menjadi program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Gerbang Emas merupakan satu akronim dari gerakan kebangkitan ekonomi masyarakat adil dan sejahtera,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Sumber Berita, Senin, (12/10/2026).

Menurut Johannes, Gerbang Emas tidak cukup hanya menjadi slogan peringatan hari jadi. Konsep tersebut harus diwujudkan melalui perluasan kesempatan ekonomi, peningkatan akses pendidikan, pengembangan UMKM, serta tata kelola pemerintahan yang profesional dan terbuka.

“Gerbang Emas harus kita maknai sebagai kesempatan untuk melakukan perubahan yang nyata, kesempatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas lapangan kerja, mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah, memperkuat ekonomi masyarakat, serta membangun pemerintah yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” katanya.

Johannes menilai, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat perlu membangun kerja sama agar peluang ekonomi semakin terbuka dan hasil pembangunan dapat dirasakan lebih merata.

Peringatan HUT ke-30 Mimika juga menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan. Johannes meminta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan menilai capaian yang telah diraih, mengidentifikasi kekurangan, serta memperkuat program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh perangkat daerah dan para pemangku kepentingan agar menjadikan momentum 30 tahun ini untuk melakukan evaluasi apa yang telah kita capai, memperbaiki hal-hal yang masih menjadi kekurangan, serta memperkuat program-program pembangunan yang benar-benar menyentuh masyarakat,” ujarnya.

Selain penguatan ekonomi, Johannes menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, terampil, dan mampu bersaing. Menurut dia, tantangan pembangunan membutuhkan kerja keras, inovasi, serta kolaborasi agar daerah dapat terus berkembang.

“Tantangan yang kita hadapi saat ini harus dijawab dengan kerja keras, inovasi, dan kolaborasi,” katanya.

Ia berharap sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Agar Gerbang Emas dapat berjalan secara terukur, pelaksanaannya perlu ditopang program konkret, indikator keberhasilan yang jelas, serta data capaian pembangunan ekonomi yang dievaluasi secara berkala. Dengan demikian, peringatan tiga dekade Mimika diharapkan menjadi pijakan untuk memastikan kebijakan pembangunan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *