Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026 Belum Berubah, Cek Daftarnya

HARGA BBM NON SUBSIDI TURUN: Pengendara mengisi BBM non subsidi di SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat, (02/01/2026). PT Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM non subsidi per 1 Januari 2026 di antaranya Pertamax menjadi Rp12.350 per liter dari sebelumnya Rp12.750. BBM Pertamax Turbo turun menjadi Rp 13.400 per liter dari sebelumnya Rp 13.750 per liter. Dexlite menjadi Rp 13.500 per liter dari sebelumnya Rp 14.700 per liter. Pertamina Dex turun menjadi Rp 13.600 per liter dari Rp 15.000 per liter. Sementara itu, untuk harga BBM bersubsidi seperti Solar Subsidi dan Pertalite (RON 90) tidak mengalami perubahan, tetap dibanderol masing-masing Rp 6.800 per liter dan Rp 10.000 per liter. MI/Usman Iskandar

JAKARTA – Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina memasuki Oktober 2026 belum mengalami perubahan. Harga BBM nonsubsidi masih mengikuti ketentuan yang berlaku sejak awal September, sedangkan harga BBM bersubsidi tetap Rp10.000 per liter untuk Pertalite dan Rp6.800 per liter untuk Biosolar.

Berdasarkan pemantauan pada Kamis (01/10/2026) pukul 05.30 WIB, harga BBM nonsubsidi yang tercantum pada laman resmi PT Pertamina Patra Niaga masih berada pada level sebelumnya. Namun, harga yang dibayarkan konsumen berbeda menurut wilayah karena salah satunya dipengaruhi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan pemerintah daerah.

Sebagaimana diberitakan Kompas, Kamis, (01/10/2026), perbedaan harga tersebut terlihat pada sejumlah produk nonsubsidi, seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, harga Pertamax tercatat Rp16.300 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp20.000 per liter, Dexlite Rp24.200 per liter, sedangkan Pertamina Dex Rp25.750 per liter.

Sementara itu, konsumen di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau menghadapi harga yang lebih tinggi. Pertamax dipatok Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp20.450 per liter, Dexlite Rp24.750 per liter, dan Pertamina Dex Rp26.300 per liter.

Harga khusus juga berlaku di kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ). Di Sabang, Pertamax dibanderol Rp14.950 per liter dan Dexlite Rp22.150 per liter.

Adapun di Batam, harga Pertamax tercatat Rp15.150 per liter, Pertamax Turbo Rp18.550 per liter, Dexlite Rp22.500 per liter, dan Pertamina Dex Rp23.950 per liter.

Di Pulau Jawa, harga Pertamax di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DI Yogyakarta), dan Jawa Timur berada pada level Rp15.950 per liter. Pertamax Turbo dipatok Rp19.600 per liter, Pertamax Green 95 Rp19.150 per liter, Dexlite Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter.

Harga serupa berlaku di Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni Pertamax Rp15.950 per liter, Pertamax Turbo Rp19.600 per liter, Dexlite Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter.

Di Kalimantan, harga Pertamax di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur (Kaltim) mencapai Rp16.300 per liter. Pertamax Turbo Rp20.000 per liter, Dexlite Rp24.200 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.750 per liter.

Sementara itu, harga di Kalimantan Utara lebih tinggi. Pertamax dibanderol Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp20.450 per liter, Dexlite Rp24.750 per liter, dan Pertamina Dex Rp26.300 per liter.

Untuk wilayah Sulawesi, harga Pertamax di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat tercatat Rp16.300 per liter. Pertamax Turbo Rp20.000 per liter, Dexlite Rp24.200 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.750 per liter.

Di Maluku dan Maluku Utara, produk yang tercantum meliputi Pertamax Rp16.300 per liter dan Dexlite Rp24.200 per liter. Sementara di Papua, Pertamax dipatok Rp16.300 per liter, Pertamax Turbo Rp20.000 per liter, dan Dexlite Rp24.200 per liter.

Harga Pertamax di Papua Barat dan Papua Barat Daya juga tercatat Rp16.300 per liter. Dexlite dipatok Rp24.200 per liter dan Pertamina Dex Rp25.750 per liter.

Adapun di Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan, Pertamax dijual Rp16.300 per liter dan Dexlite Rp24.200 per liter.

Di tengah belum adanya perubahan harga pada awal Oktober, masyarakat tetap perlu memperhatikan kemungkinan penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Perubahan dapat dilakukan sesuai kebijakan perusahaan dan perkembangan harga minyak dunia.

Untuk memastikan harga sebelum melakukan pengisian BBM, konsumen dapat memeriksa informasi terbaru melalui kanal resmi PT Pertamina Patra Niaga atau aplikasi MyPertamina. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *