Harga BBM Pertamina 12 Mei 2026 Belum Berubah, Ini Rinciannya

JAKARTA – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina masih bertahan tanpa perubahan pada perdagangan Selasa (12/05/2026). Meski demikian, masyarakat di sejumlah daerah tetap harus membayar harga berbeda akibat perbedaan kebijakan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing provinsi.

PT Pertamina Patra Niaga sebelumnya telah melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional sejak 4 Mei 2026. Hingga pertengahan Mei, tarif tersebut masih menjadi acuan penjualan untuk produk Pertamax Turbo, Dexlite, hingga Pertamina Dex.

Produk Dexlite tercatat menjadi jenis BBM nonsubsidi dengan kenaikan harga paling tinggi dibandingkan produk lainnya pada penyesuaian awal Mei lalu.

Perbedaan harga antarwilayah dipengaruhi oleh komponen pajak daerah serta kondisi distribusi. Di wilayah Jawa dan Bali, harga Dexlite dipatok Rp26.000 per liter. Namun, di Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) serta Kalimantan Selatan (Kalsel), harga produk yang sama mencapai Rp27.150 per liter.

Sementara itu, kawasan Free Trade Zone (FTZ) seperti Batam dan Sabang menikmati harga BBM yang lebih rendah dibandingkan wilayah lain karena adanya kebijakan khusus kawasan perdagangan bebas.

Berdasarkan data terbaru, harga Pertamax di wilayah Jawa dan Bali berada di angka Rp12.300 per liter, sedangkan Pertamax Turbo dijual Rp19.900 per liter. Untuk Pertamina Dex, harga yang berlaku mencapai Rp27.900 per liter.

Di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Pertamax dipasarkan seharga Rp12.600 per liter. Harga Pertamax Turbo mencapai Rp20.350 per liter, Dexlite Rp26.600 per liter, dan Pertamina Dex Rp28.500 per liter.

Sementara itu, wilayah Kalimantan dan Sulawesi mencatat harga Pertamax sebesar Rp12.900 per liter. Harga Pertamax Turbo berada di level Rp20.750 per liter, sedangkan Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing dibanderol Rp27.150 dan Rp29.100 per liter.

Untuk wilayah Provinsi Papua (Papua) dan Provinsi Papua Barat (Papbar), Pertamax dijual Rp12.600 per liter, Dexlite Rp26.600 per liter, dan Pertamax Turbo mencapai Rp28.500 per liter.

Selain BBM reguler, Pertamina juga memasarkan produk ramah lingkungan Pertamax Green 95 di wilayah Daerah Khusus Jakarta (DKJ) dan Provinsi Jawa Timur (Jatim) dengan harga Rp12.900 per liter.

Di kawasan FTZ Batam, harga Pertamax tercatat lebih rendah yakni Rp11.750 per liter, Pertamax Turbo Rp18.900 per liter, Dexlite Rp24.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp26.500 per liter.

Sementara di FTZ Sabang, Pertamax dipasarkan Rp11.550 per liter dan Dexlite Rp24.400 per liter.

Masyarakat di wilayah Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan juga masih dapat membeli Pertamax dengan harga Rp12.600 per liter.

Informasi harga tersebut sebagaimana diwartakan Money, Selasa (12/05/2026). Masyarakat diimbau memantau perkembangan harga BBM melalui platform digital resmi Pertamina guna memperoleh informasi terbaru dan akurat terkait tarif di masing-masing daerah. []

Penulis: Siti Aisyah | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *