Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp58.150 per Kg, Telur Ayam Bertahan Rp29.000
MEDAN – Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat pedagang eceran nasional menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada Kamis (16/07/2026) pagi. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia (BI), cabai rawit merah masih menjadi salah satu komoditas dengan harga tinggi, yakni mencapai Rp58.150 per kilogram (kg), sementara telur ayam ras diperdagangkan sebesar Rp29.000 per kg.
Data yang dihimpun pada pukul 07.42 WIB menunjukkan komoditas hortikultura masih berada pada kisaran harga yang relatif tinggi. Selain cabai rawit merah, harga cabai rawit hijau tercatat Rp52.100 per kg, cabai merah besar Rp48.650 per kg, dan cabai merah keriting Rp47.250 per kg.
Sementara itu, kelompok bawang juga masih bertahan pada level yang cukup tinggi. Bawang merah dijual Rp44.550 per kg, sedangkan bawang putih mencapai Rp44.050 per kg.
Untuk kelompok beras, harga beras kualitas bawah I tercatat Rp14.700 per kg dan kualitas bawah II Rp14.650 per kg. Beras kualitas medium I dijual Rp16.350 per kg, sedangkan medium II Rp16.150 per kg. Adapun beras kualitas super I berada di level Rp17.650 per kg dan kualitas super II Rp17.150 per kg.
Komoditas protein hewani juga menunjukkan harga yang relatif stabil. Daging ayam ras segar dipasarkan seharga Rp38.350 per kg. Sementara itu, daging sapi kualitas I tercatat Rp150.500 per kg dan kualitas II sebesar Rp142.350 per kg.
Pada kelompok kebutuhan pokok lainnya, gula pasir kualitas premium dijual Rp20.400 per kg, sedangkan gula pasir lokal berada di harga Rp19.100 per kg.
Adapun harga minyak goreng curah tercatat Rp20.500 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp24.300 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek II sebesar Rp23.450 per liter.
Data tersebut merupakan harga pangan nasional di tingkat pedagang eceran yang dirilis oleh PIHPS BI dan dipublikasikan pada Kamis (16/07/2026), sebagaimana dilansir Antara, Kamis (16/07/2026). Informasi ini dapat menjadi acuan bagi masyarakat maupun pelaku usaha dalam memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di berbagai daerah. []
Redaksi01
