Harga Cabai Rawit Tembus Rp81 Ribu, Bebani Warga Cirebon

CIREBON – Lonjakan harga cabai rawit merah hingga menembus Rp81.200 per kilogram menjadi sorotan utama pergerakan harga bahan pokok di Kota Cirebon pada Minggu (19/04/2026). Kenaikan signifikan ini terjadi di tengah relatif stabilnya harga komoditas pangan lainnya, sehingga memberi tekanan tersendiri bagi pengeluaran rumah tangga.

Berdasarkan data sistem pemantauan harga pangan daerah (electronic system for monitoring regional food prices / e-TUKU), cabai rawit merah tercatat sebagai komoditas dengan kenaikan paling mencolok di pasar tradisional. Tingginya harga dipicu oleh pasokan dari daerah produsen yang belum stabil serta meningkatnya permintaan di tingkat konsumen.

Sementara itu, sejumlah bahan pokok lain menunjukkan tren stabil. Harga beras premium berada pada kisaran Rp16.000 hingga Rp16.500 per kilogram, bawang merah sekitar Rp40.000 per kilogram, dan daging ayam broiler di kisaran Rp33.000 per kilogram. Kondisi ini sedikit membantu menjaga keseimbangan belanja masyarakat meski tekanan harga cabai masih tinggi.

Di sisi lain, harga minyak goreng juga relatif tidak berubah, berada di rentang Rp21.000 hingga Rp23.000 per liter tergantung jenis dan kemasan. Stabilnya komoditas tersebut menjadi penopang daya beli di tengah fluktuasi harga hortikultura.

Pergerakan harga di pasar menunjukkan pola fluktuatif, terutama pada komoditas seperti cabai yang sangat dipengaruhi faktor cuaca, distribusi, dan hasil panen. Selain itu, perbedaan harga antar pasar masih terjadi akibat variasi pasokan di masing-masing wilayah.

Kondisi ini mendorong masyarakat untuk lebih selektif dalam berbelanja. Sebagian konsumen bahkan mulai mengurangi pembelian cabai guna menyesuaikan pengeluaran harian.

Secara umum, harga bahan pokok di Cirebon masih terkendali. Namun, tingginya harga cabai rawit merah menjadi perhatian karena berpotensi meningkatkan beban ekonomi rumah tangga apabila tidak segera mengalami penurunan.[]

Penulis:  Istiqomah | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *