Harjakapro Ke-280, Stand Komunitas Bumi Banger Tersimpan Manuskrip Kuno Ea Sebelum Kabupaten Probolinggo Berdiri
PROBOLINGGO, PRUDENSI.COM-Pembukaan pameran dan UMKM Bangkit di Hari Jadi ke-280 Kabupaten Probolinggo momentum pelestarian sejarah dan budaya bagi komunitas bumi banger.
Tersimpan benda dan naskah yang kuno yang lebih tua dari Harjakapro mulai dari benda pusaka Lontar Argopuro dari abad ke 12 sampai beberapa kitab fiqih, nahwu yang diperkirakan sudah ada sejak abad ke 15 dan juga Al-Quran tulis tangan yang juga menarik perhatian pengunjung.
Kegiatan Harjakapro dibuka pada malam Sabtu (17-04-26), diikuti oleh UMKM, pedagang kaki lima, musik, juga pameran, edukasi pusaka dari Komunitas Pataji Rengganis Probolinggo.
“Saya sangat senang dengan adanya pameran yang diadakan oleh komunitas Bumi Banger, ada naskah kuno yang lebih tua dari hari jadi Kabupaten sedangkan Kabupaten Probolinggo lahir tahun 1746 pada tahun 18-04- 1746,”ungkap Cak Eko pelaku sejarah.
Kalau dihitung 280 sedangkan naskah kuno ini dari tahun 1200- sampai lebih 1500 ini kan lebih awal dari kabupaten lahir”ujar warga krucil yang tidak mau disebutkan namanya.
“Kami sebagai penulis sejarah kabupaten juga peneliti sejarah menjaga budaya dan sejarah karena setiap wilayah yang merawat budayanya akan menjadi wilayah yang bermartabat ” tandas cak Eko tokoh asli pesawahan Tiris.
“Harapan kami sebagai ketua komunitas bumi banger kabupaten Probolinggo ini menjadi ajang memunculkan kembali bagaimana Probolinggo dari awal sampai kini,”jelasnya
Apa saja yang selama ini dimiliki Probolinggo, mulai sejarah tentang kuliner khas Probolinggo, foto-foto masa lalu, benda-benda sejarah, musik tradisional,ini juga di tampilkan disandingkan dengan musik masa kini.
Antusiasme serta animo masyarakat Kabupaten Probolinggo sangat tinggi masyarakat.
Selama lebih seminggu Harjakapro akan dilaksanakan, turut pula di malam pertama berdatangan mulai Dinas intansi, masyarakat yang tertarik manuskrip kuno benda sejarah juga keris dari tangguh Madura, Majapahit, Blambangan dan yang menarik adalah keris dengan Warangka Kraksaan yang koleksi oleh Pataji Rengganis kabupaten”tutur Purnomo.
Sebagai warga Kraksaan baru tahu dan senang sekali terkait sejarah kabupaten Probolinggo yang diadakan pada Harjakapro ke 280 tahun ini.
Ini adalah sebuah kebanggaan bagi kami orang Kraksaan ada dokumen penting yang gak ada di tempat lain juga berterima kasih kepada cak Eko pemaparan sejarah kabupaten Probolinggo juga banyak tahu” tutur warga Kraksaan.(adl)
