Harkopnas 2026: Pasar Rakyat Hadir, Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis Dinikmati Warga Kendari

KENDARI – Rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak hanya berupa seremoni, melainkan diwujudkan melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga, yaitu penyelenggaraan Pasar Rakyat selama dua hari penuh. Kegiatan ini berlangsung pada 14 hingga 15 Juli 2026, sebagaimana dilansir Radio Republik Indonesia (RRI), Rabu, (15/07/2026).
Penyelenggaraan Pasar Rakyat digagas oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Dinas Koperasi dan UMKM) Provinsi Sultra, dengan lokasi kegiatan bertempat di kantor dinas tersebut. Kegiatan dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 15.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Berbeda dengan pendekatan biasa yang lebih menekankan aspek perayaan, kegiatan ini difokuskan pada upaya penguatan akses ekonomi warga sekaligus mendongkrak daya saing koperasi dan pelaku UMKM setempat.
Berbagai kebutuhan pokok tersedia dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar umum. Di antaranya beras SPHP dijual seharga Rp55.000 per karung, tabung LPG berukuran 3 kilogram dibanderol Rp20.000 per tabung, telur ayam Rp45.000 per rak, minyak goreng Rp22.000 per liter, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing seharga Rp40.000 per kilogram.
Selain menjamin ketersediaan sembako murah, kegiatan ini juga menyediakan fasilitas pendukung yang menambah nilai manfaat bagi pengunjung. Warga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma, berbelanja aneka olahan dan kerajinan hasil karya pelaku UMKM, serta menikmati penawaran khusus untuk pembelian LPG 3 kilogram.
Penyelenggaraan ini diharapkan mampu meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menjadi ajang promosi efektif agar produk lokal lebih dikenal luas. Momentum Harkopnas dengan tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” juga dimanfaatkan untuk memperkuat semangat kebersamaan serta mempertegas peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan di daerah.[]
Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *