Pembangunan KDKMP di Ponorogo Ditargetkan Rampung Akhir Juli 2026

PONOROGO – Pembangunan seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo ditargetkan tuntas paling lambat akhir Juli 2026, meskipun baru sekitar 63 persen dari total unit yang direncanakan telah rampung dibangun hingga pertengahan bulan ini. Sebanyak 252 unit KDKMP menjadi sasaran pembangunan untuk memperkuat ekonomi akar rumput di daerah tersebut, sebagaimana dilansir Jatimnet, Selasa (14/07/2026).
Hingga saat ini, baru 159 unit yang selesai dibangun secara keseluruhan. “Sisanya akan kami kebut sampai akhir Juli harus selesai,” ujar Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, Selasa (14/07/2026).
Setelah tahap pembangunan fisik selesai, langkah berikutnya adalah melengkapi seluruh sarana dan prasarana pendukung agar koperasi dapat berjalan sesuai fungsinya. Kebutuhan yang disiapkan meliputi kendaraan operasional, rak penyimpanan barang, meja, perabot, hingga sistem layanan administrasi.
Pemenuhan peralatan tersebut masih menunggu dukungan dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui Perusahaan Perseroan Agrinas (PT Agrinas). “Yang sudah selesai 100 persen saat ini sedang melengkapi sarana dan prasarana. Kami masih menunggu dari pusat melalui PT Agrinas untuk melengkapi kebutuhan operasional Koperasi Desa Merah Putih,” tambahnya.
Meskipun proses pembangunan terus berjalan, belum ada satu pun unit KDKMP di Ponorogo yang sudah mulai melayani warga. Kondisi ini berbeda dengan dua daerah tetangga, yaitu Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Blitar, di mana koperasi serupa sudah beroperasi. “Untuk Ponorogo sendiri belum ada yang operasional. Kalau paling cepat, kemungkinan mulai Agustus,” jelasnya.
Rencana peresmian seluruh unit KDKMP ditetapkan pada rentang awal hingga pertengahan Agustus 2026, bertepatan sebelum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi desa dengan menyediakan kebutuhan pokok, membuka akses layanan usaha, serta menghadirkan fasilitas ekonomi yang dikelola secara partisipatif oleh warga.[]
Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *