Hotel Horison Resort Tulip Puncak Tambah 9 Vila Etnik, Launching Oktober

CIANJUR – Hotel Horison Resort Tulip Puncak menambah sembilan vila bertema etnik dari sejumlah negara sebagai fasilitas baru untuk memperkuat daya tarik akomodasi di kawasan Puncak, Cianjur. Kesembilan vila tersebut diperkenalkan kepada publik bertepatan dengan perayaan satu tahun hotel pada Sabtu, 19 September 2026, dan dijadwalkan resmi diluncurkan pada Oktober mendatang.

General Manager (GM) Hotel Horison Resort Tulip Puncak Bayu Bakhtiar Efendi mengatakan, fasilitas baru itu mengusung tema etnik dari Jepang, Italia, Inggris, hingga Arab. Konsep tersebut dihadirkan untuk memberikan pilihan pengalaman menginap yang berbeda kepada pengunjung.

“Kebetulan kita memperingati 1 tahun Hotel Horison Resort Tulip Puncak ini pada tanggal 19 September. Sekaligus, kami memperkenalkan produk baru berupa 9 villa dengan tema etnik dari Jepang, Italia, Inggris, hingga Arab. Rencananya Oktober nanti villa-villa ini resmi diluncurkan, dan hari ini kita perkenalkan dulu ke publik,” ujarnya kepada wartawan, 19 September 2026, sebagaimana diberitakan Hallo Indonesia, Sabtu, (19/09/2026).

Menurut Bayu, penambahan sembilan vila tersebut juga merespons tingginya minat masyarakat untuk menginap, khususnya saat akhir pekan. Hotel berupaya menyediakan fasilitas yang dapat menunjang kebutuhan tamu selama berada di kawasan Puncak.

Selain akomodasi, Hotel Horison Resort Tulip Puncak menawarkan berbagai kegiatan di dalam area hotel. Konsep tersebut memungkinkan tamu menikmati waktu liburan tanpa harus meninggalkan kawasan penginapan.

“Hotel kita memiliki area yang cukup luas, jadi tamu bisa menikmati semua kegiatan di sini. Weekend kita selalu penuh aktivitas, mulai dari kegiatan anak-anak, live musik malam Minggu, hingga sarapan dengan suasana sejuk. Udara di sini berkisar 12–17 derajat, cocok untuk tamu dari Jakarta yang ingin menikmati kesejukan,” tutur Bayu.

Dari sisi tarif, manajemen menyatakan tetap mempertahankan harga kamar yang kompetitif dengan fasilitas yang tersedia. Strategi tersebut dilakukan untuk memperkenalkan layanan dan pengalaman menginap hotel kepada lebih banyak masyarakat.

“Harga kamar relatif bersaing, dengan fasilitas lengkap. Kita ingin branding dulu, agar masyarakat melihat kenyamanan dan kelengkapan hotel ini,” katanya.

Pengembangan fasilitas tersebut berlangsung di tengah tantangan akses menuju kawasan Puncak yang kerap mengalami kepadatan lalu lintas, terutama ketika periode akhir pekan. Kondisi tersebut menjadi perhatian pengelola karena akses merupakan salah satu faktor yang memengaruhi mobilitas wisatawan.

“Walaupun jalur Puncak macet, tamu tetap datang. Harapannya pemerintah segera merealisasikan Jalan Puncak kedua, karena itu akan sangat membantu akses ke Cipanas dan Puncak. Dengan begitu, destinasi ini tetap jadi tujuan utama masyarakat ibu kota,” pungkasnya.

Dengan penambahan sembilan vila dan beragam aktivitas di dalam kawasan hotel, manajemen berharap tingkat kunjungan wisatawan ke Puncak tetap terjaga. Fasilitas baru yang akan diluncurkan pada Oktober juga diharapkan memberikan alternatif pengalaman menginap sekaligus memperkuat posisi hotel sebagai salah satu pilihan akomodasi bagi wisatawan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *