HUT Perumda Tirta Khatulistiwa Ke 51, Abdullah : Tekan Kebocoran Air
Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa Pontianak menargetkan penurunan kebocoran air menjadi 28,6 persen dan memberi diskon 51 persen bagi pelanggan pasif yang ingin mengaktifkan kembali sambungan.
PONTIANAK – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Khatulistiwa atau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pontianak menargetkan penurunan tingkat kebocoran air menjadi 28,6 persen pada 2026. Upaya itu menjadi salah satu fokus peningkatan layanan air bersih kepada masyarakat dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 perusahaan daerah tersebut.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa Pontianak, Abdullah, mengatakan tingkat kebocoran air pada April 2026 tercatat 28,77 persen. Angka itu masih sedikit di atas target tahun ini, yakni 28,6 persen.
“Memang kami ditargetkan tahun ini 28,6 persen. Insyaallah kami akan berupaya semaksimal mungkin agar target tersebut bisa tercapai,” ujar Abdullah, Senin (18/05/2026).
Selain menekan kebocoran air, Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa juga menggulirkan program diskon 51 persen bagi pelanggan pasif yang ingin kembali mengaktifkan sambungan air. Program tersebut diberikan khusus kepada pelanggan yang sudah tidak aktif lebih dari empat bulan.
“Diskonnya 51 persen, sesuai HUT ke-51. Ini untuk pelanggan pasif yang membuka sambungan kembali, khususnya yang sudah empat bulan ke atas,” ungkapnya.
Program diskon itu berlaku untuk pelanggan golongan rumah tangga 2A1, 2A2, dan 2A3. Masa program dimulai pada 18 Mei 2026 hingga 31 Juli 2026.
“Semoga ini bermanfaat bagi pelanggan pasif, sehingga mereka bisa menjadi pelanggan aktif kembali,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta PDAM Pontianak terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menyebut kapasitas terpasang saat ini telah mencapai 2.358 liter per detik, sedangkan cakupan pelayanan sudah mencapai 90,54 persen.
“Saya menekankan di usia ke-51 ini agar PDAM terus bekerja meningkatkan kualitas pelayanan secara profesional, menjadikan pelanggan atau masyarakat sebagai model dalam memberikan kepuasan terhadap layanan air bersih,” ujarnya usai apel HUT Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa, Senin, 18 Mei 2026.
Edi berharap momentum HUT ke-51 dapat menjadi dorongan bagi PDAM Pontianak untuk memperbaiki layanan, memperluas akses air bersih, serta menjaga kepercayaan masyarakat sebagai pelanggan. []
Redaksi
