IHSG Dibuka Anjlok 0,83%, Seluruh Sektor Saham Kompak Melemah

0
690b2d9c23bee

JAKARTA – Seluruh sektor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah pada awal perdagangan Kamis (15/10/2026), menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga turun 0,83 persen ke level 5.893,74. Saham sektor teknologi menjadi kelompok dengan koreksi terdalam, disusul properti dan barang baku.

Pada pukul 09.00 WIB, IHSG terkoreksi 49,39 poin dibandingkan posisi sebelumnya. Pergerakan pasar didominasi saham yang turun, dengan 347 saham melemah, sementara 103 saham menguat dan 200 saham bergerak stagnan.

Sektor teknologi mencatat penurunan terbesar, yakni 2,16 persen. Berikutnya, sektor properti melemah 1,35 persen dan sektor barang baku turun 1,30 persen. Pelemahan serentak di seluruh sektor tersebut mencerminkan tekanan yang meluas pada awal sesi perdagangan.

Di tengah kondisi pasar yang cenderung negatif, sejumlah saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam indeks LQ45 masih mencatat penguatan. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik 0,76 persen, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) menguat 0,36 persen, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) bertambah 0,30 persen.

Sebaliknya, tekanan terbesar di antara saham yang tercatat sebagai pelemah utama indeks LQ45 terjadi pada PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), yang turun 3,83 persen. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melemah 3,57 persen, sedangkan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) terkoreksi 3,03 persen.

Data perdagangan yang dikutip Kontan, Kamis, (15/10/2026), menunjukkan volume transaksi saham pada awal sesi mencapai 2,81 miliar saham dengan nilai transaksi Rp910,71 miliar.

Dominasi saham yang melemah dan koreksi pada seluruh sektor menjadi gambaran kondisi pasar pada awal perdagangan tersebut. Perkembangan IHSG pada sesi berikutnya masih perlu dicermati untuk melihat apakah tekanan jual berlanjut atau pasar mulai menunjukkan pemulihan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *