IHSG Dibuka Hijau 0,30%, Rupiah Malah Melemah
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Senin (05/10/2026) di zona hijau, sementara nilai tukar rupiah justru bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Stockbit pada pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 6.055,16 atau menguat 0,30 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Penguatan IHSG terjadi ketika sentimen pasar kawasan Asia bergerak beragam. Kondisi tersebut terlihat dari pergerakan sejumlah indeks utama Asia yang tidak berada dalam arah yang seragam pada awal perdagangan.
Di sisi valuta asing, rupiah menghadapi tekanan. Nilai tukar rupiah tercatat Rp17.888,90 per dolar AS, melemah 63 poin atau 0,35 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.825,90 per dolar AS.
Data Stockbit dan Yahoo Finance menunjukkan sejumlah bursa utama Asia mencatat pergerakan berbeda pada awal perdagangan. Indeks Nikkei 225 Jepang menjadi salah satu penguat terbesar dengan kenaikan 1,80 persen ke level 69.536,00.
Sementara itu, Indeks Hang Seng Hong Kong bergerak turun 0,40 persen ke level 23.877,00. Indeks SSE Composite China naik 0,23 persen menjadi 3.839,25, sedangkan Indeks Straits Times Singapura menguat tipis 0,05 persen ke level 5.670,70.
Pergerakan IHSG dan rupiah tersebut menjadi gambaran awal kondisi pasar keuangan domestik pada pembukaan perdagangan. Sebagaimana diberitakan Kumparan, Senin (05/10/2026), penguatan indeks saham berlangsung bersamaan dengan pelemahan rupiah terhadap dolar AS.
Investor selanjutnya akan mencermati perkembangan sentimen global dan pergerakan pasar kawasan Asia yang berpotensi memengaruhi arah perdagangan saham serta nilai tukar rupiah sepanjang sesi berjalan. []
Redaksi01
