IHSG Dibuka Hijau, 263 Saham Naik di Awal Perdagangan
JAKARTA – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Kamis, 17 September 2026, ditopang kenaikan serentak seluruh indeks sektoral. Sektor energi menjadi penggerak utama dengan kenaikan 1,18 persen, disusul sektor barang baku dan barang konsumen siklikal.
Pada pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat naik 25,16 poin atau 0,43 persen ke level 6.467,09. Pergerakan tersebut terjadi ketika 263 saham menguat, 145 saham melemah, dan 234 saham bergerak stagnan.
Dari kelompok saham yang tergabung dalam indeks LQ45, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mencatat kenaikan terbesar pada awal perdagangan dengan penguatan 5 persen. Posisi berikutnya ditempati PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang naik 3,33 persen dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sebesar 3,24 persen.
Sebaliknya, sejumlah saham LQ45 masih berada di zona merah. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menjadi saham dengan penurunan terbesar, yakni 1,42 persen.
Pelemahan berikutnya terjadi pada saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang turun 1,07 persen. Sementara PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) terkoreksi 0,35 persen.
Sebagaimana diberitakan Kontan, Kamis, (17/09/2026), penguatan pasar saham pada awal sesi juga tercermin dari kinerja seluruh indeks sektoral yang berada di zona positif.
Sektor barang baku mencatat kenaikan 0,96 persen, sedangkan sektor barang konsumen siklikal menguat 0,85 persen. Kinerja tersebut melengkapi kenaikan sektor energi dan memberikan dukungan terhadap pergerakan IHSG.
Aktivitas transaksi juga mulai terbentuk sejak awal sesi. Volume perdagangan saham mencapai 1,32 miliar saham dengan nilai transaksi Rp576,09 miliar.
Dengan kondisi tersebut, pasar saham domestik mengawali perdagangan dengan mayoritas saham berada di zona penguatan, meski beberapa konstituen LQ45 masih mengalami tekanan jual. Perkembangan transaksi sepanjang sesi akan menentukan apakah penguatan awal IHSG dapat dipertahankan hingga penutupan perdagangan. []
Redaksi01
