IHSG Dibuka Melemah 0,13%, BMRI Jadi Top Losers LQ45

JAKARTA – Tekanan jual pada saham sektor keuangan dan transportasi membebani perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal sesi Rabu (16/09/2026), meski sejumlah sektor masih mampu bergerak di zona hijau. Kondisi tersebut membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 9,16 poin atau 0,13% ke level 6.450,10 pada pukul 09.00 WIB.

Pergerakan pasar pada pembukaan perdagangan cenderung berimbang. Sebanyak 197 saham tercatat menguat, sementara 196 saham melemah dan 255 saham lainnya stagnan. Dari sisi sektoral, hanya tiga indeks yang mencatat kenaikan, sedangkan delapan sektor lainnya berada di zona merah.

Sektor perindustrian menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 0,50%, disusul sektor properti yang tumbuh 0,13% dan sektor teknologi sebesar 0,02%.

Sebaliknya, sektor transportasi menjadi kelompok yang mengalami tekanan paling dalam dengan penurunan 0,48%. Sektor keuangan menyusul dengan pelemahan 0,38%, sedangkan sektor infrastruktur turun 0,30%.

Di kelompok saham yang masuk indeks LQ45, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,49%. Posisi berikutnya ditempati PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang menguat 1,28% dan PT Indika Energy Tbk (INDY) naik 1,23%.

Sementara itu, tekanan terbesar di jajaran top losers LQ45 datang dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang turun 1,15%. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) melemah 0,93%, sedangkan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) terkoreksi 0,72%.

Aktivitas transaksi pada awal perdagangan juga cukup tinggi. Hingga pukul 09.00 WIB, volume perdagangan saham mencapai 926,74 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp445,57 miliar, sebagaimana diberitakan Kontan, Rabu, (16/09/2026).

Pergerakan tersebut menunjukkan pasar masih menghadapi tekanan dari sejumlah sektor utama, khususnya keuangan dan transportasi. Di sisi lain, penguatan sektor perindustrian, properti, dan teknologi menjadi penahan terhadap penurunan IHSG pada awal perdagangan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *