Jadwal DAMRI Tana Tidung-Tanjung Selor dan Tarif Lengkap
TANA TIDUNG – Tarif bus Perusahaan Umum (Perum) DAMRI dari Tana Tidung menuju Tanjung Selor pada Rabu (16/09/2026) diberlakukan berbeda sesuai titik keberangkatan dan tujuan penumpang. Tarif perjalanan terjauh dari Tidung Pale menuju Tanjung Selor mencapai Rp85.000, sedangkan rute Tidung Pale-Sekatak Buji dikenakan Rp50.000.
Layanan DAMRI rute Kabupaten Tana Tidung (KTT)-Tanjung Selor tersebut berangkat pada pukul 10.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Perbedaan tarif diterapkan karena penumpang dapat turun di sejumlah titik sebelum mencapai Tanjung Selor.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung Arief Prasetiawan mengatakan tarif tidak disamaratakan karena menyesuaikan jarak perjalanan penumpang.
“Untuk penumpang yang turun di desa-desa sebelum Tanjung Selor itu ada tarifnya sendiri, tentu tidak sama karena tergantung jaraknya,” ujar Arief sebagaimana diberitakan TribunKaltara, Rabu, (16/09/2026).
Adapun tarif DAMRI dari sejumlah titik di sepanjang rute tersebut yakni Tidung Pale menuju Tanjung Selor sebesar Rp85.000. Tarif yang sama berlaku untuk perjalanan dari Sesayap menuju Tanjung Selor.
Sementara itu, perjalanan Tidung Pale menuju Panca Agung atau Pimping dikenakan tarif Rp80.000. Penumpang dari Sekatak Buji menuju Tanjung Selor juga dikenakan Rp85.000.
Untuk rute Panca Agung-Tanjung Selor, tarif yang ditetapkan sebesar Rp60.000. Adapun perjalanan Tidung Pale-Sekatak Buji menjadi rute dengan tarif paling rendah dalam daftar tersebut, yakni Rp50.000.
Selain tarif, durasi perjalanan juga perlu diperhitungkan calon penumpang. Perjalanan dari Kecamatan Sesayap menuju Tanjung Selor membutuhkan waktu sekitar empat jam.
Layanan DAMRI ini menghubungkan wilayah Tana Tidung dengan Tanjung Selor yang merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Angkutan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari pekerjaan, pendidikan hingga aktivitas ekonomi.
Masyarakat yang akan menggunakan layanan tersebut diimbau datang lebih awal ke titik keberangkatan untuk mengantisipasi keterlambatan dan memastikan ketersediaan tempat duduk. []
Redaksi01
