IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.064 pada Sesi I, Transaksi Capai Rp7,58 Triliun
JAKARTA – Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan sentimen positif pada sesi I perdagangan Kamis (16/07/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 22,49 poin atau 0,37 persen ke level 6.064,46 dengan nilai transaksi mencapai Rp7,58 triliun, sebagaimana diberitakan Stockbit, Kamis (16/07/2026).
Penguatan IHSG ditopang transaksi sebanyak 18,88 miliar lembar saham yang berpindah tangan dengan frekuensi perdagangan mencapai 1,45 juta kali sepanjang sesi pertama.
Sejumlah saham mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan siang. Saham PT Lenox Pasifik Investama Tbk (LPPS) memimpin daftar penguatan setelah melonjak 25,71 persen ke level 88. Posisi berikutnya ditempati PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) yang naik 24,69 persen menjadi 404, disusul PT First Media Tbk (KBLV) yang menguat 21,18 persen ke level 103.
Penguatan juga terjadi pada saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang melonjak 19,98 persen menjadi 24.775 serta PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang naik 17,89 persen ke posisi 725.
Di sisi lain, tekanan jual masih terjadi pada sejumlah emiten. Saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) menjadi pelemahan terbesar setelah turun 14,74 persen ke level 266. Saham PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) melemah 8,94 persen menjadi 163, sementara PT DCI Indonesia Tbk (DCII) terkoreksi 7,44 persen ke level 183.900.
Penurunan juga dialami PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) yang turun 7,35 persen menjadi 63 dan PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) yang melemah 6,45 persen ke posisi 580.
Dari sisi nilai transaksi, saham PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) menjadi yang paling aktif dengan nilai perdagangan mencapai Rp630,91 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) senilai Rp369,88 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp257,40 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp237,55 miliar, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp220,19 miliar.
RANS juga memimpin volume perdagangan dengan 22,32 juta lembar saham. Selanjutnya terdapat PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebanyak 9,36 juta lembar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 9,26 juta lembar, PRDL sebanyak 7,88 juta lembar, dan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) sebanyak 5,82 juta lembar.
Sementara itu, pergerakan bursa saham di kawasan Asia berlangsung bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 3,00 persen ke level 66.715,76 dan Indeks Shanghai Stock Exchange Composite (SSE Composite) China turun 0,83 persen menjadi 3.923,20. Sebaliknya, Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 1,92 persen ke level 25.157,56, sedangkan Indeks Straits Times Singapura terkoreksi 0,53 persen menjadi 5.530,40.
Pergerakan positif IHSG pada sesi pertama menunjukkan pasar domestik masih mampu bertahan di zona hijau di tengah bervariasinya arah pergerakan bursa saham kawasan Asia. Investor selanjutnya akan mencermati sentimen global maupun domestik yang berpotensi memengaruhi arah perdagangan hingga penutupan sesi II. []
Redaksi01
