Jadwal Feri Lembar-Padangbai 27 Agustus: Ada 13 Keberangkatan

LOMBOK BARAT – Pengguna jasa penyeberangan yang hendak melintasi Selat Lombok dari Pelabuhan Lembar menuju Padangbai pada Kamis (27/08/2026) memiliki 13 pilihan jadwal keberangkatan sepanjang hari. Layanan penyeberangan yang dioperasikan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tersebut berlangsung mulai tengah malam hingga malam hari dengan waktu tempuh rata-rata sekitar 4 jam 30 menit.

Kepadatan pilihan jadwal tersebut memberi ruang bagi penumpang maupun pengguna kendaraan untuk menyesuaikan waktu perjalanan dengan kebutuhan masing-masing. Namun, calon penumpang perlu memperhatikan bahwa jadwal keberangkatan dapat berubah mengikuti kondisi cuaca, ketersediaan kapal, serta kesiapan prasarana pelabuhan.

Berdasarkan jadwal yang dirilis, kapal pertama dijadwalkan berangkat pada pukul 00.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA) menggunakan Dharma Ferry VIII. Keberangkatan berikutnya dilayani PBK Muryati pada pukul 01.30 WITA dan Surya 777 pada pukul 04.00 WITA.

Layanan kemudian berlanjut dengan Shita Giri Nusa pada pukul 06.30 WITA, Sindu Tritama pukul 09.00 WITA, Munic 1 pukul 11.30 WITA, serta Salindo Mutiara I pada pukul 13.30 WITA.

Pada sore hingga malam hari, pengguna jasa masih memiliki sejumlah pilihan. Wihan Bahari dijadwalkan berangkat pukul 15.00 WITA, disusul Parama Kalyani pukul 16.30 WITA, Marina Primera pukul 18.00 WITA, Dharma Ferry IX pukul 19.30 WITA, Sindu Dwitama pukul 21.00 WITA, dan Rhama Giri Nusa pada pukul 22.30 WITA.

Dengan pola keberangkatan tersebut, masyarakat yang memiliki agenda perjalanan pada Kamis dapat memilih waktu keberangkatan sejak dini hari hingga malam. Meski demikian, pengguna jasa tetap disarankan memperhitungkan waktu kedatangan di pelabuhan karena proses pelayanan sebelum keberangkatan membutuhkan waktu.

Informasi jadwal tersebut juga menjadi penting bagi pengendara yang membawa kendaraan, mengingat tarif penyeberangan ditentukan berdasarkan golongan kendaraan. Untuk penumpang, tarif bayi berusia 0 hingga 2 tahun ditetapkan Rp6.100, sedangkan penumpang dewasa berusia lebih dari 2 tahun dikenakan tarif Rp65.300.

Untuk kendaraan, tarif dimulai dari Rp81.600 untuk golongan I atau sepeda. Sepeda motor di bawah 250 sentimeter kubik (cc) yang masuk golongan II dikenakan Rp169.400, sedangkan sepeda motor di atas 250 cc atau R3 pada golongan III dikenakan Rp329.600.

Tarif golongan kendaraan selanjutnya meningkat sesuai ukuran dan jenis kendaraan. Kendaraan penumpang golongan IV dengan panjang maksimal 5 meter dikenakan Rp1.184.100, sedangkan kendaraan barang pada golongan yang sama Rp1.160.200. Golongan V kendaraan penumpang dengan panjang lebih dari 5 meter hingga 7 meter dikenakan Rp2.251.300, sementara kendaraan barang Rp1.887.500.

Untuk kendaraan penumpang golongan VI dengan panjang lebih dari 7 meter hingga 10 meter, tarifnya Rp3.677.300 dan kendaraan barang Rp3.160.200. Adapun golongan VII dengan panjang lebih dari 10 meter hingga 12 meter dikenakan Rp4.059.800, golongan VIII dengan panjang lebih dari 12 meter hingga 16 meter Rp5.699.800, dan golongan IX Rp8.265.800.

Tarif tersebut merupakan tarif terpadu yang mencakup jasa pelayanan pelabuhan, jasa angkutan penyeberangan, serta asuransi Jasa Raharja. Informasi jadwal, tarif, dan ketentuan perjalanan tersebut diketahui sebagaimana diberitakan TribunLombok, Rabu, (26/08/2026).

Hal lain yang perlu diperhatikan calon pengguna jasa ialah mekanisme pembelian tiket. Tiket untuk lintasan Lembar-Padangbai dan Lembar-Jangkar tidak dibeli secara langsung di atas kapal, tetapi harus diperoleh melalui layanan daring pada laman trip.ferizy.com atau melalui penyedia jasa penjualan tiket online yang berada di depan pintu masuk pelabuhan.

Bagi pengguna kendaraan, pembelian tiket kendaraan telah mencakup penumpang atau muatan yang berada di atas kendaraan. Dengan demikian, pengguna jasa tidak perlu membeli tiket penumpang secara terpisah.

Kebijakan pembelian tiket tersebut membuat calon penumpang perlu memastikan data perjalanan dan kendaraan telah sesuai sebelum menuju pelabuhan. Selain itu, perubahan jadwal akibat faktor operasional maupun cuaca perlu diantisipasi agar perjalanan menuju Padangbai tetap berjalan lancar. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *