Jadwal Kapal Roro Batam–Tanjung Uban 9 Oktober, Cek Jam Berangkat

0
Jadwal Kapal Roro Batam–Tanjung Uban 9 Oktober, Cek Jam Berangkat

BATAM – Penumpang kapal roll-on/roll-off (roro) yang hendak menyeberang dari Batam menuju Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, pada Jumat (09/10/2026) perlu menyesuaikan waktu perjalanan dengan jadwal dua kapal yang beroperasi. Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Trisakti Adinda dan KMP Tanjung Burang melayani lintasan tersebut, sedangkan KMP Barau tidak beroperasi karena menjalani perawatan tahunan.

Jadwal operasional itu diumumkan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam untuk membantu calon penumpang merencanakan perjalanan melalui Pelabuhan Telaga Punggur dan Pelabuhan Tanjung Uban, sebagaimana diberitakan Batamnews, Jumat, (09/10/2026).

KMP Trisakti Adinda dijadwalkan berangkat dari Telaga Punggur pada pukul 06.00, 10.00, 14.00, dan 18.00 WIB. Untuk perjalanan dari Tanjung Uban menuju Batam, kapal tersebut dijadwalkan berangkat pukul 08.00, 12.00, dan 16.00 WIB.

Sementara itu, KMP Tanjung Burang melayani keberangkatan dari Telaga Punggur pada pukul 08.00, 12.00, dan 16.00 WIB. Dari Tanjung Uban, kapal ini dijadwalkan bertolak pukul 06.00, 10.00, 14.00, dan 18.00 WIB.

Tidak beroperasinya KMP Barau membuat calon penumpang perlu memperhatikan pembagian jadwal kedua kapal yang tersedia. Perawatan tahunan atau docking dilakukan terhadap kapal tersebut sehingga untuk sementara tidak melayani penyeberangan.

Untuk menghindari keterlambatan, calon penumpang dapat memesan tiket secara daring melalui situs resmi Ferry. Penumpang perlu memastikan data pemesanan sesuai dengan identitas yang digunakan serta melakukan proses check-in paling lambat dua jam sebelum waktu keberangkatan.

ASDP juga mengingatkan bahwa jadwal kapal dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan. Karena itu, calon penumpang disarankan memeriksa kembali informasi operasional sebelum berangkat menuju pelabuhan.

Dengan memperhatikan jadwal, menyiapkan dokumen identitas, dan menyelesaikan proses check-in sesuai batas waktu, masyarakat diharapkan dapat menjalani perjalanan Batam–Tanjung Uban dengan lebih tertib dan mengurangi risiko tertinggal kapal. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *