Kalbar Siap Gelar Superchamp Taekwondo Open Championship 3

Salah satu pertandingan Taekwondo yang digelar di Kota Pontianak. Dalam waktu dekat, akan dilaksanakan Piala Gubernur Kalimantan Barat Superchamp Taekwondo Open Championship 3 Tahun 2026 akan digelar pada 5-6 September 2026 di GOR Perbasi Pontianak., Selasa, 1 September 2026.

PONTIANAK – Ajang olahraga bela diri Taekwondo kembali hadir di Kalimantan Barat (Kalbar). Piala Gubernur Kalbar Superchamp Taekwondo Open Championship 3 Tahun 2026 akan digelar pada 5-6 September 2026 di GOR Perbasi Pontianak.

Kejuaraan terbuka ini menjadi salah satu momentum penting bagi perkembangan olahraga Taekwondo di Kalbar, sekaligus menjadi ruang bagi para atlet untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta membangun mental juara sebelum menghadapi berbagai kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Ada 500 peserta yang berasal dari seluruh Kalbar, termasuk peserta dari Kalteng yang akan memeriahkan kejuaraan ini. Di mana, rencananya kejuaraan ini akan dibuka oleh Gubernur Kalbar, Ria Norsan.

Sementara kategori yang akan dipertandingkan adalah Kelas POOMSAE (Seni), Kyorugi (tarung), dan eksebisi untuk anak-anak usia 4-6 tahun. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, KONI Kalbar, Disporapar Kalbar, KONI Kota Pontianak, Disporapar Kota Pontianak, serta sejumlah sponsor dan mitra pendukung.

Ketua Panitia Piala Gubernur Kalbar Superchamp Taekwondo Open Championship 3, Romawi Martin mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun ekosistem pembinaan atlet Taekwondo yang lebih baik.

“Kami ingin kejuaraan ini menjadi wadah bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding yang berharga. Kompetisi seperti ini sangat penting untuk mengukur sejauh mana hasil latihan dan pembinaan yang selama ini dilakukan,” ujarnya, Selasa, 1 September 2026.

Menurutnya, persiapan penyelenggaraan telah dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari kesiapan venue, perangkat pertandingan, pelayanan kepada kontingen, hingga aspek keamanan dan kenyamanan selama kejuaraan berlangsung.

Ia berharap seluruh peserta dapat menjadikan kejuaraan tersebut sebagai pengalaman berharga dan tetap mengedepankan sportivitas. “Kami berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan penuh semangat, disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi yang paling penting adalah bagaimana setiap atlet mampu memberikan penampilan terbaik dan memperoleh pengalaman untuk berkembang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Kota Pontianak, Siti Rahayu, menilai penyelenggaraan Superchamp Taekwondo Open Championship 3 memiliki arti penting bagi pembinaan atlet Taekwondo di Kota Pontianak maupun Kalimantan Barat secara keseluruhan. Menurut Siti Rahayu, kompetisi menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembentukan atlet.

Latihan yang intensif harus diikuti dengan kesempatan bertanding secara rutin agar atlet memiliki pengalaman, keberanian, pengendalian emosi dan kemampuan membaca situasi pertandingan.

“Kami tentu menyambut baik kejuaraan ini karena atlet membutuhkan ruang untuk bertanding dan mengukur kemampuan mereka. Dari pertandingan seperti inilah kita bisa melihat perkembangan atlet, mengevaluasi kekurangan dan kemudian memperbaikinya dalam proses latihan berikutnya,” ujar Siti Rahayu.

Ia juga menekankan bahwa pembinaan Taekwondo tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga pembentukan karakter. “Taekwondo bukan hanya tentang bagaimana seorang atlet bisa menang dalam pertandingan. Di dalamnya ada disiplin, tanggung jawab, keberanian, rasa hormat dan sportivitas. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita tanamkan kepada atlet sejak usia dini,” ucapnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *