Pasar Murah di Sarae Diserbu Warga, Harga Bahan Pokok Lebih Terjangkau

BIMA – Operasi Pasar Murah di Kelurahan Sarae, Kota Bima, mendapat sambutan positif dari warga karena memberikan alternatif memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Kegiatan yang digelar pada Kamis, 3 September 2026, tersebut dinilai membantu menjaga kemampuan belanja masyarakat, terutama rumah tangga yang harus mengatur pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi ketika masyarakat mulai mendatangi Kantor Kelurahan Sarae untuk membeli sejumlah kebutuhan pokok yang tersedia dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pasar murah menjadi kesempatan bagi warga untuk mendapatkan komoditas pangan dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan.

Bagi masyarakat, manfaat kegiatan tersebut tidak semata-mata terletak pada besarnya potongan harga. Selisih harga yang relatif kecil sekalipun dinilai tetap memberikan ruang bagi warga untuk menghemat pengeluaran harian. Kondisi itu terutama dirasakan masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah yang harus membagi anggaran untuk berbagai kebutuhan.

Salah seorang warga RT 10 RW 04, Sumiati, mengatakan kegiatan pasar murah memberikan manfaat langsung bagi rumah tangga. Ia mengapresiasi pelaksanaan program tersebut sekaligus berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar di wilayahnya.

“Dengan adanya pasar murah ini, saya sebagai ibu rumah tangga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Bima dan Kepala Bulog Cabang Bima. Semoga kegiatan seperti ini lebih sering dilaksanakan di Kelurahan Sarae,” harapnya.

Antusiasme warga juga menunjukkan bahwa akses terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau masih menjadi kebutuhan penting di tingkat lingkungan. Operasi Pasar Murah menjadi salah satu sarana yang dapat mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan pasokan pangan yang ditawarkan melalui mekanisme penjualan dengan harga lebih rendah daripada harga pasar.

Ketua Rukun Warga (RW) 04, Syarudin, melihat manfaat kegiatan tersebut cukup besar bagi warga di lingkungannya. Menurut dia, penghematan beberapa ribu rupiah tetap berarti bagi masyarakat karena dapat mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.

“Walaupun selisih harganya hanya sekitar Rp2.000 hingga Rp3.000, hal tersebut sangat membantu masyarakat. Luar biasa, semoga ke depan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Dari sisi penyelenggaraan di tingkat kelurahan, keberlanjutan program dinilai penting agar manfaatnya tidak berhenti pada satu kali pelaksanaan. Lurah Sarae, Fadlin, berharap Operasi Pasar Murah dapat terus dilaksanakan sekaligus menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

Menurut Fadlin, kesinambungan program tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau dapat membantu rumah tangga mengendalikan pengeluaran sekaligus memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Pelaksanaan pasar murah juga memperlihatkan pentingnya dukungan pemerintah dan lembaga terkait dalam menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok. Ketika program serupa dilakukan secara berkelanjutan, manfaatnya diharapkan tidak hanya dirasakan oleh warga yang hadir saat kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas.

Ke depan, harapan warga dan pemerintah kelurahan mengarah pada keberlanjutan kegiatan dengan jangkauan yang semakin luas. Dengan demikian, Operasi Pasar Murah dapat terus menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ramah terhadap kemampuan belanja rumah tangga. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *