Komisi II DPRD Kota Probolinggo Fokus Pemberdayaan UMKM dan Optimalisasi Kontribusi Plaza Kota
Anggota Komisi II DPRD Kota Probolinggo dalam rapat bersama eksekutif dipimpin Ryadlus Sholihin Firdaus, M.Pd (Ketua) dalam pembahasan KUA-PPAS, Senin (13/7/2026). (Foto : Rachmat Effendi)
PROBOLINGGO – DPRD Kota Probolinggo Komisi II kembali menggelar rapat bersama eksekutif dengan agenda pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA)dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Probolinggo tahun anggaran 2027, pada Senin (13/7/2026) berlangsung pukul 09.00 Wib.
Kegiatan rapat bersama tersebut dipimpin langsung Komisi II Ryadlus Sholihin Firdaus, M.Pd (Ketua), Sahri Trigiantoro, S.H (Wakil Ketua), Hj. Farina Churun Inin, A.Md (Sekretaris), Ellyas Aditiawan, S.I.Kom (Anggota), Masda Putri Amelia, S.IP., M.A (Anggota), dan dr. Evariani, M.Kes (Anggota).
Sementara itu pihak eksekutif antaranya DKUP, Dispopar, Bank Jatim, BPR Jatim dan pendampingan dari BPPKAD.
Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra, Ryadlus Sholihin Firdaus, M.Pd menegaskan, hingga saat ini belum optimalnya pemanfaatan beberapa aset milik daerah salah satunya gedung Plaza Kota Probolinggo yang belum memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Mestinya aset yang ada dioptimalkan seperti gedung Plaza Kota hingga saat ini belum bisa memberikan kontribusi, coba segera dicarikan solusinya,”pinta politisi Gerindra ini.
Lebih parahnya lagi menurut pria yang akrab dipanggil Gus Ryad tersebut, karena tidak maksimalnya dalam cara pengelolaannya Pemkot Probolinggo hanya jadi penonton, akibatnya DKUP tidak bisa menganggarkan dalam KUA-PPAS tahun 2027.
Komisi II juga meminta DKUP Kota Probolinggo agar dalam program ke depan lebih serius dalam pemberdayaan UMKM yang menyasar usaha kecil dan rumahan, jangan terpaku pada kegiatan seremonial.
“Programnya harus lebih aplikatif, dengan demikian penggunaan anggaran bisa terukur dan terarah untuk pengembangan UMKM, ndak usah banyak acara seminar,”pintanya.
Terkait kritikan Komisi II tersebut, Kepala DKUP Kota Probolinggo, Agus Efendi mengapresiasi pendapat anggota DPRD untuk penguatan program kerja yang berorientasi pada pemberdayaan UMKM.
“Kami akan melakukan penyempurnaan penyajian program kerja yang lebih fokus dalam pemberdayaan UMKM, mulai dari perencanaan, sehingga bentuk dan tujuan bisa tercapai,”jelasnya.(rac)
