Kopi hingga Rempah Indonesia Dipromosikan di Festival Kuliner Rusia

0
KBRI_0341

Produk kopi, rempah, batik, dan kuliner dari sejumlah daerah di Indonesia dipromosikan kepada masyarakat Rusia melalui festival yang mempertemukan pelaku ekonomi kreatif kedua negara.

TVER
– Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia mendapat kesempatan memperluas jangkauan pasar internasional melalui Festival Diplomasi Kuliner Indonesia yang diselenggarakan di Kota Tver, Rusia, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan dunia usaha Rusia untuk membuka peluang perdagangan produk kuliner, kopi, rempah, kerajinan, dan komoditas unggulan daerah.

Festival yang diselenggarakan Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Rusia tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas).

Penyelenggaraan festival mendapat dukungan Pemerintah Oblast Tver, Pemerintah Kota Tver, serta sejumlah lembaga dan mitra usaha dari Indonesia maupun Rusia.

Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi penyelenggaraan festival sebagai sarana memperkenalkan produk dan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.

Melalui pesan video, ia menekankan pentingnya pengembangan jejaring usaha, pertukaran pengetahuan, dan kerja sama perdagangan antara pelaku ekonomi kreatif kedua negara.

“Saya mengapresiasi DPLN GEKRAFS Rusia dengan Pemerintah Kota Tver atas perayaan Hari Ekonomi Kreatif Nasional. Bagi Indonesia dan Rusia, kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mengenalkan budaya, bertukar pengetahuan, serta membangun jejaring antara pelaku usaha kedua negara. Dari sini, kita dapat mengembangkan promosi produk kedua negara, perdagangan bahan pangan dan rempah – rempah, serta kolaborasi antar pelaku bisnis kuliner yang bermanfaat bagi kedua negara,” ujarnya.

Salah satu kegiatan utama festival adalah bazar Indonesia Taste Market & Tver Table yang menjadi wadah promosi produk UMKM dan kuliner Indonesia kepada pengunjung serta pelaku usaha di Rusia.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gekrafs Kota Batu berpartisipasi dengan memperkenalkan biji kopi hijau (green bean), aksesori etnik, keripik kentang, dan kain batik sebagai bagian dari produk unggulan daerah.

Sementara itu, perwakilan Gekrafs Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mempromosikan produk kopi sekaligus potensi pariwisata Yogyakarta kepada masyarakat dan calon mitra usaha.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur (Jatim) turut berpartisipasi dengan memperkenalkan berbagai produk rempah dan komoditas perdagangan lainnya.

Pengunjung festival juga dapat menikmati kuliner Indonesia yang disajikan Kafe Kalpataru dan komunitas diaspora Indonesia, serta mengenal hidangan khas Kota Tver.

Selain promosi produk, festival menghadirkan forum diskusi bisnis di Perpustakaan Ilmiah Universal Oblast Tver A.M. Gorky yang membahas peluang kerja sama di bidang ekonomi, perhotelan, pariwisata, dan perdagangan.

Forum tersebut melibatkan Wakil Kepala Perwakilan (Deputy Chief of Mission/DCM) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow, Hartyo Harkomoyo, serta perwakilan Kamar Dagang Kota Tver dan lembaga pendukung ekspor setempat.

Sejumlah pelaku usaha juga berpartisipasi, antara lain Direktur Rantai Pasokan Milfoods, Sergey Yushin, salah satu pendiri Kafe Indonesia Kalpataru, Arief Budi Santoso, serta Direktur Jenderal Trading House BRICS EU-M, Elena Sergeevna Galushko.

Diskusi juga menghadirkan Konstantin Sergeyevich Ivanov, pendiri perusahaan investasi langsung Invest Group yang bergerak di industri restoran, serta dipandu Presiden Alliance Business to Business (B2B) ASEAN, Lubarto Sartoyo.

Rangkaian festival dilengkapi kunjungan ke fasilitas produksi kopi OOO Millfoods di Tver. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi delegasi untuk mengenal kegiatan industri kopi dan menjajaki potensi hubungan bisnis dengan pelaku usaha setempat.

Penyelenggaraan festival turut mendapat dukungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sebagai mitra resmi.

Keterlibatan kedua lembaga perbankan nasional tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan bagi promosi produk UMKM dan pengembangan hubungan usaha lintas negara.

Selain perbankan, sejumlah mitra pendukung dari sektor usaha dan industri kreatif turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Melalui promosi langsung dan pertemuan bisnis, Festival Diplomasi Kuliner Indonesia di Tver diharapkan dapat membuka peluang kemitraan komersial bagi UMKM Indonesia, memperluas pengenalan produk unggulan daerah, serta mendukung peningkatan daya saing ekonomi kreatif nasional di pasar internasional. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *