Lewat Toko Kencana, DP2KB Kukar Dekatkan Edukasi Keluarga ke Masyarakat
Kegiatan Toko Kencana DP2KB Kukar di kawasan Car Free Day (CFD) Tenggarong, Minggu (01/11/2026).
Melalui Toko Kencana di CFD Tenggarong, siniar digital, dan pembinaan hingga tingkat kecamatan, DP2KB Kukar memperluas edukasi keluarga berencana, kesehatan reproduksi, serta pencegahan stunting bagi berbagai kelompok masyarakat.
ADVERTORIAL – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperluas jangkauan edukasi pembangunan keluarga melalui inovasi Tempat Obrolan dan Konsultasi Keluarga Berencana (Toko Kencana). Program yang dilaksanakan di ruang publik dan media digital ini menjadi sarana komunikasi, informasi, edukasi, serta konsultasi bagi masyarakat mengenai keluarga berencana, kesehatan reproduksi, dan pencegahan stunting atau tengkes.
Sekretaris DP2KB Kukar, Sri Lindawati, mengatakan Toko Kencana dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pasangan usia subur, remaja, calon pengantin, ibu hamil, keluarga, hingga lanjut usia (lansia).
“Toko Kencana ini salah satu inovasi DP2KB Kukar. Singkatan dari Tempat Obrolan dan Konsultasi Keluarga Berencana,” jelas Linda saat ditemui dalam kegiatan Toko Kencana di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day/CFD) Tenggarong, Minggu (01/11/2026).
Menurut Linda, inovasi tersebut merupakan bagian dari strategi DP2KB Kukar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya membangun keluarga sehat, produktif, dan berkualitas. Edukasi yang diberikan juga diarahkan untuk mendorong keterlibatan seluruh anggota keluarga dalam menjaga kesehatan dan mendukung pembangunan keluarga.
“Jadi isi kegiatan ini adalah memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada sasaran kita dalam pembangunan keluarga sampai dengan pencegahan stunting,” ungkapnya.
Linda menjelaskan, inovasi Toko Kencana mulai dikembangkan sejak 2020. Sementara itu, pelaksanaan kegiatan secara langsung di ruang publik melalui CFD Tenggarong dimulai pada 2022.
Pemanfaatan kawasan CFD dipilih sebagai pendekatan untuk mendekatkan layanan edukasi kepada masyarakat melalui suasana yang lebih santai, terbuka, dan interaktif. Pengunjung dapat memperoleh informasi sekaligus mengikuti berbagai permainan edukatif yang disertai pemberian hadiah.
Namun, Linda menegaskan bahwa permainan dan hiburan yang disediakan bukan menjadi tujuan utama kegiatan. Setiap aktivitas dirancang untuk menyampaikan pesan edukasi agar masyarakat memperoleh pemahaman mengenai pembangunan keluarga.
“Jadi kegiatannya bukan hanya sekadar main game, tetapi ada peningkatan edukasinya. Jadi, peningkatan pemahaman itu juga disampaikan,” tuturnya.
DP2KB Kukar melaksanakan kegiatan Toko Kencana di kawasan CFD Tenggarong secara rutin sekali dalam sebulan. Pelaksanaannya melibatkan bidang-bidang di lingkungan DP2KB Kukar secara bergantian untuk menyampaikan informasi sesuai tugas dan program masing-masing.
Materi edukasi yang diberikan meliputi ketahanan dan kesejahteraan keluarga, keluarga berencana, pengendalian penduduk, kesehatan reproduksi, serta pencegahan stunting.
Selain memanfaatkan ruang publik, DP2KB Kukar mengembangkan penyebarluasan informasi melalui media digital. Salah satunya melalui siniar (podcast) yang diproduksi di kantor DP2KB Kukar dengan melibatkan setiap bidang secara bergantian.
Konten edukasi tersebut kemudian disebarluaskan melalui media sosial untuk memperluas jangkauan informasi hingga masyarakat di tingkat kecamatan.
“Kegiatan kita itu sebenarnya inovasi ini bukan hanya outdoor, tetapi indoor juga. Di kantor kita juga ada podcast. Itu kita isi secara bergantian dengan memberikan pesan-pesan edukasi yang bisa kita kirimkan terus ke media sosial untuk sampai ke kecamatan-kecamatan,” jelas Linda.
Sementara itu, edukasi pembangunan keluarga di tingkat kecamatan tetap dilaksanakan melalui pembinaan Kelompok Kegiatan (Poktan) oleh penyuluh Keluarga Berencana (KB). Pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya menjangkau masyarakat yang belum dapat mengikuti kegiatan edukasi secara langsung di pusat kota.
DP2KB Kukar juga menjalankan program Sekolah Siaga Kependudukan melalui koordinasi dengan satuan pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Program tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan pengetahuan kependudukan kepada pelajar.
Melalui integrasi kegiatan Toko Kencana, pemanfaatan media digital, serta pembinaan Poktan di tingkat kecamatan, DP2KB Kukar berupaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi pembangunan keluarga.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam membangun keluarga yang sehat, tangguh, dan sejahtera sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di Kukar. []
Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Aulia Setyaningrum
