Pemerintah Siapkan Tambahan Bedah Rumah untuk 746 Ribu RTLH di Bogor

BOGOR – Pemerintah membuka peluang menambah alokasi program bedah rumah di Kabupaten Bogor (Bogor) setelah melakukan evaluasi terhadap kesiapan pemerintah daerah dalam menjalankan program tersebut. Langkah itu ditempuh untuk mempercepat penanganan sekitar 746 ribu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang masih tersebar di Bogor.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan keputusan mengenai tambahan alokasi bantuan akan ditetapkan setelah proses evaluasi kesiapan daerah selesai dilakukan. Pemerintah menilai kesiapan pelaksanaan program menjadi faktor utama agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran, cepat, dan berkualitas.

“Tadi backlog yang tidak punya, yang RTLH (di Bogor) ada 746 ribu, masih besar sekali,” kata Maruarar usai menerima kunjungan Bupati Bogor Rudy Susmanto di Jakarta, Jumat (24/07/2025) malam, sebagaimana diberitakan Antara, Jumat (24/07/2025).

Maruarar menjelaskan Bogor merupakan daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, yakni sekitar 5,76 juta jiwa. Kondisi tersebut membuat kebutuhan peningkatan kualitas hunian menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap rumah yang layak dan aman.

Berdasarkan hasil evaluasi sementara, jumlah RTLH di Bogor masih mencapai sekitar 746 ribu unit. Karena itu, pemerintah mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan persoalan tersebut secara berkelanjutan.

Maruarar mengungkapkan alokasi bantuan bedah rumah di Bogor meningkat signifikan, dari 1.346 unit pada tahun lalu menjadi sedikitnya 6.396 unit pada tahun ini. Pemerintah juga masih mempertimbangkan penambahan kuota apabila hasil evaluasi menunjukkan daerah siap melaksanakan program sesuai ketentuan.

“Nanti kita pelajari kesiapannya. Kalau memang siap, kita masih ada alokasi. Minggu depan kita kasih kepastiannya,” tutur Ara, sapaan Maruarar Sirait.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menilai peningkatan alokasi bedah rumah hingga sedikitnya 6.396 unit menjadi sejarah baru bagi Bogor. Menurutnya, kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempercepat penyelesaian persoalan RTLH di wilayahnya, mengingat tingginya jumlah penduduk dan besarnya kebutuhan akan hunian yang layak. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *