Pemkab Kukar Percepat Finalisasi Persiapan MTQ Tingkat Provinsi

0
IMG-20261008-WA0049

Rapat Persiapan Pelaksanaan MTQH Ke-46 Tahun 2026 Tingkat Provinsi Kaltim di Kukar, bertempat di Ruang Rapat Sekda Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Kamis (08/10/2026).

Pemkab Kukar mempercepat finalisasi 12 arena perlombaan dan koordinasi lintas perangkat daerah menjelang MTQH ke-46 tingkat Kaltim yang akan berlangsung pada 3–11 Desember 2026 di Tenggarong.

ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mempercepat finalisasi persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang dijadwalkan berlangsung pada 3–11 Desember 2026 di Tenggarong. Sebanyak 12 arena perlombaan telah dipersiapkan, meskipun satu lokasi masih memerlukan kepastian akibat rencana rehabilitasi gedung.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kukar, Dafip Haryanto, mengatakan persiapan MTQH telah memasuki tahap pemantapan. Pemkab Kukar bersama panitia pelaksana terus menyelaraskan berbagai kebutuhan teknis berdasarkan hasil koordinasi dengan panitia tingkat provinsi.

Pemantapan tersebut mencakup sejumlah bidang, antara lain seksi acara, petugas penghubung atau liaison officer (LO), publikasi dan dokumentasi, serta seksi pameran dan pawai taruk.

“Masih ada beberapa hal yang kita finalisasi kembali. Terutama terkait dengan seksi acara dan beberapa bagian pendukung lainnya. Ini kita sesuaikan dengan hasil koordinasi antara panitia kabupaten/kota dengan panitia tingkat provinsi,” ucap Dafip kepada awak media seusai rapat persiapan pelaksanaan MTQH ke-46 tingkat Kaltim di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda), Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Kamis (08/10/2026).

Menurut Dafip, koordinasi dengan panitia tingkat provinsi menghasilkan sejumlah penyesuaian terhadap rencana awal pelaksanaan kegiatan. Penyesuaian tersebut diperlukan untuk memastikan seluruh agenda tersusun secara sistematis dan tidak mengalami benturan jadwal.

Sejumlah kegiatan yang melibatkan dewan hakim dan kafilah juga menjadi perhatian panitia. Setiap perubahan jadwal maupun ketentuan teknis akan disampaikan kepada pihak terkait agar seluruh peserta dan unsur pendukung memperoleh informasi yang sama.

Selain mematangkan susunan acara, Pemkab Kukar memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan arena perlombaan. Dari 12 arena yang direncanakan, satu lokasi masih harus dipastikan karena terdapat agenda rehabilitasi gedung serbaguna yang berpotensi bersamaan dengan penyelenggaraan MTQH.

“Untuk arena secara keseluruhan sudah kita siapkan. Ada satu lokasi yang masih perlu kita finalkan karena ada kegiatan rehabilitasi gedung serbaguna. Tetapi kita sudah menyiapkan alternatif lokasi,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, panitia mempertimbangkan penggunaan Pendopo Odah Etam di Tenggarong sebagai alternatif lokasi perlombaan. Rencana tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut oleh Bagian Umum dengan pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan rehabilitasi gedung serbaguna.

Di sisi administrasi, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) akan berkoordinasi dengan Bagian Umum dan Sekda Kukar untuk memastikan kesiapan serta perizinan penggunaan sejumlah fasilitas di kompleks Kantor Bupati Kukar.

Koordinasi juga dilakukan dengan perangkat daerah yang gedung atau fasilitas kantornya direncanakan menjadi arena perlombaan. Para kepala perangkat daerah akan dilibatkan dalam pembahasan kebutuhan sarana, kesiapan lokasi, serta dukungan operasional selama kegiatan berlangsung.

Dafip menekankan pentingnya keterlibatan seluruh perangkat daerah dalam mendukung penyelenggaraan MTQH. Pembagian tugas dan tanggung jawab harus dipahami secara menyeluruh agar tidak terjadi kendala teknis ketika kegiatan dimulai.

Sementara itu, rangkaian utama MTQH ke-46 tingkat Kaltim dijadwalkan berlangsung pada 3–11 Desember 2026. Kedatangan kafilah dari kabupaten dan kota se-Kaltim dijadwalkan mulai 2 Desember 2026, sedangkan kepulangan peserta direncanakan pada 12 Desember 2026.

Dengan jadwal pelaksanaan yang semakin dekat, Pemkab Kukar meminta seluruh unsur kepanitiaan segera menuntaskan berbagai kebutuhan yang masih dalam pembahasan, terutama kepastian arena, jadwal kegiatan, dan koordinasi pelayanan peserta.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana seluruh persiapan ini segera difinalisasi. Kita ingin pelaksanaan MTQ di Kukar berjalan tertib, lancar, dan memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh kafilah serta pihak-pihak yang terlibat,” pungkas Dafip.

Pemkab Kukar berharap seluruh persiapan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga penyelenggaraan MTQH ke-46 tingkat Kaltim berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi momentum memperkuat syiar Al-Qur’an dan hadis, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat serta seluruh kafilah yang mengikuti perlombaan di Tenggarong. []

Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *