Persiapan MTQH Kaltim 100 Persen, Kukar Matangkan Arena dan Akomodasi

0
IMG-20261102-WA0223

Kegiatan Rapat Pemantapan Ekspos MTQH ke-46 Provinsi Kaltim Tahun 2026 di Ruang Rapat Sekda Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Senin (02/11/2026).

Meski persiapan MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kaltim dinyatakan mencapai 100 persen, Pemkab Kukar tetap mematangkan teknis penyelenggaraan, menata arena utama, dan memeriksa kelayakan akomodasi bagi seluruh kafilah.

ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026 telah mencapai 100 persen. Meski demikian, panitia masih melakukan pemantapan teknis, penataan arena utama, serta pemeriksaan akomodasi untuk memastikan kelancaran kegiatan yang akan diikuti kafilah dari berbagai kabupaten/kota di Kaltim.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sungono, mengatakan seluruh tahapan persiapan awal telah diselesaikan sebagai bahan pemaparan kepada panitia tingkat provinsi dan perwakilan kabupaten/kota peserta MTQH.

Pemaparan tersebut dijadwalkan berlangsung di Pendopo Bupati Kukar pada Selasa (03/11/2026) dengan melibatkan unsur Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim serta perwakilan daerah peserta.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah menuntaskan tahapan persiapan awal untuk bahan ekspos yang akan dilaksanakan besok. Dari hasil diskusi, seluruh bidang dan panitia yang terlibat menyatakan sudah sesuai dengan tugas masing-masing,” ujar Sungono seusai Rapat Pemantapan Ekspos MTQH ke-46 Provinsi Kaltim Tahun 2026 di Ruang Rapat Sekda Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Senin (02/11/2026).

Menurut Sungono, koordinasi antarpanitia menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan berjalan sesuai rencana. Sejumlah penyesuaian teknis telah dibahas, termasuk perubahan lokasi dan kebijakan pelaksanaan kegiatan.

Berbagai masukan dari masing-masing bidang juga telah dibahas dan disepakati bersama. Hasil pembahasan tersebut menjadi acuan bagi panitia dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing.

Selain memastikan kesiapan teknis, Pemkab Kukar memberikan perhatian khusus terhadap penataan arena utama MTQH, terutama pengaturan pemasangan spanduk, baliho, dan media publikasi lainnya.

Sungono menjelaskan, jumlah dan ukuran media publikasi akan dibatasi serta diseragamkan. Penempatannya juga diatur pada lokasi tertentu agar tidak mengganggu keindahan panggung maupun kawasan arena utama.

“Kita ingin menjaga estetika panggung atau arena utama. Karena itu, spanduk dan baliho yang dipasang nantinya akan dibatasi jumlahnya dan diseragamkan ukurannya supaya terlihat rapi,” jelasnya.

Ketentuan tersebut berlaku bagi organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, dan kelurahan yang berencana memasang ucapan selamat maupun pesan kepada masyarakat dalam rangka penyelenggaraan MTQH.

Pengaturan media publikasi dilakukan agar kawasan kegiatan tetap tertib, nyaman, dan representatif bagi peserta maupun masyarakat yang menghadiri rangkaian perlombaan.

Selain penataan arena, kesiapan akomodasi bagi kafilah dari berbagai daerah di Kaltim juga menjadi perhatian Pemkab Kukar.

Sungono mengungkapkan, dirinya bersama pengurus inti panitia telah meninjau langsung sejumlah hotel dan penginapan yang direncanakan menjadi tempat tinggal peserta selama pelaksanaan MTQH.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Bupati Kukar agar seluruh fasilitas akomodasi dipastikan layak dan siap digunakan.

Menurut Sungono, akomodasi yang disiapkan tidak hanya mengandalkan hotel dan penginapan, tetapi juga mencakup rumah singgah (homestay) serta sejumlah rumah penduduk yang dinilai memenuhi kebutuhan tempat tinggal para kafilah.

“Semua sudah saya datangi, baik hotel maupun penginapan yang direncanakan menjadi tempat menginap para kafilah. Ada yang menggunakan hotel, ada penginapan, dan ada juga homestay. Beberapa rumah penduduk yang sudah kami cek juga sangat representatif,” ungkapnya.

Ketersediaan akomodasi yang memadai diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi peserta sehingga seluruh kafilah dapat mengikuti rangkaian MTQH tanpa menghadapi kendala tempat tinggal.

Sungono menegaskan, meskipun secara umum persiapan telah mencapai 100 persen, panitia tetap harus melakukan pengawasan terhadap berbagai kebutuhan teknis yang masih memerlukan penyelesaian dan pengendalian di lapangan.

Ia juga meminta seluruh panitia menjaga koordinasi dan memastikan setiap tugas terlaksana sesuai tanggung jawab masing-masing menjelang penyelenggaraan MTQH.

“Alhamdulillah, persiapannya 100 persen. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu dilaksanakan dan dikontrol. Mudah-mudahan pada saatnya nanti semuanya benar-benar bisa berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,” tutup Sungono.

Dengan pemantapan teknis, penataan arena, dan pemeriksaan akomodasi yang terus dilakukan, Pemkab Kukar berharap MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kaltim dapat berlangsung lancar, tertib, dan sukses. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman positif bagi seluruh kafilah serta masyarakat yang terlibat. []

Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *