PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik Semarang Tengah Hari Ini

SEMARANG – Sejumlah pelanggan di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Semarang Tengah akan mengalami penghentian aliran listrik sementara pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pemadaman dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.20 hingga 15.00 WIB untuk mendukung pemeliharaan jaringan listrik.

Pemeliharaan dilakukan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PT PLN (Persero)) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Semarang dan ULP Semarang Tengah sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan jaringan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Area yang terdampak antara lain Jalan Veteran, Jalan Lempongsari Timur III, dan wilayah di sekitarnya. Pelanggan yang berada di kawasan tersebut diminta menyiapkan kebutuhan listrik sebelum pekerjaan dimulai agar aktivitas rumah tangga, perkantoran, sekolah, maupun usaha tidak terlalu terganggu.

Pemeliharaan jaringan tersebut dijadwalkan berlangsung selama hampir enam jam. Estimasi waktu penghentian aliran listrik dapat berubah sesuai kondisi pekerjaan di lapangan.

Informasi mengenai jadwal pemeliharaan tersebut sebagaimana diberitakan Tribuntrends, Kamis, (01/10/2026), mencantumkan wilayah kerja ULP Semarang Tengah, wilayah UP3 Semarang, serta waktu pelaksanaan mulai pukul 09.20 hingga 15.00 WIB.

Pelanggan di kawasan terdampak diimbau tetap tenang selama proses pemeliharaan berlangsung. Perangkat elektronik penting juga disarankan diamankan atau dimatikan sebelum aliran listrik dihentikan untuk mengurangi risiko gangguan ketika pasokan kembali menyala.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau hendak menyampaikan pengaduan dapat menghubungi Contact Center PLN melalui nomor 024 123. Informasi layanan PLN juga tersedia melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diakses melalui Play Store maupun App Store.

Selain persiapan menghadapi pemadaman, PLN mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan keselamatan di sekitar jaringan listrik. Warga diminta tidak mendirikan bangunan, memasang tiang antena, atau memasang baliho terlalu dekat dengan jaringan listrik dengan jarak aman minimal 2,5 meter.

Masyarakat juga diimbau tidak bermain layang-layang di bawah atau di dekat jaringan listrik, melempar benda ke jaringan, maupun melakukan penebangan pohon, bambu, dan tanaman yang berada dekat jaringan tanpa berkoordinasi dengan petugas PLN. Penggunaan listrik secara tidak resmi juga dilarang.

Pemeliharaan diharapkan dapat mendukung keamanan dan keandalan jaringan sehingga pasokan listrik kepada pelanggan dapat kembali normal setelah pekerjaan selesai. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *