PLN Umumkan Mati Lampu 4 Jam di Balikpapan, Cek Lokasinya
BALIKPAPAN – Sejumlah pelanggan di wilayah Balikpapan Selatan harus bersiap menghadapi penghentian sementara aliran listrik selama empat jam pada Sabtu, 19 September 2026. Pemadaman dijadwalkan berlangsung pukul 09.00-13.00 WITA dan berkaitan dengan gangguan pada sejumlah pembangkit yang berdampak terhadap sistem kelistrikan.
Penghentian pasokan tersebut mencakup beberapa kawasan, antara lain Jalan Manunggal, Perumahan BDI, Perumahan BDS 1 dan BDS 2, Jalan Kamp Buton dan sekitarnya, Martadinata, serta sebagian Jalan A Yani.
Informasi tersebut disampaikan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Balikpapan Selatan sebagai bagian dari pemberitahuan kepada pelanggan agar dapat menyesuaikan aktivitas selama proses penanganan gangguan berlangsung, sebagaimana diberitakan Tribunkaltim, Sabtu, (19/09/2026).
Gangguan pada sejumlah pembangkit menjadi faktor yang memengaruhi pasokan listrik di sebagian wilayah kerja ULP Balikpapan Selatan. Perusahaan Listrik Negara (PLN) kemudian melakukan penanganan sistem untuk memulihkan kondisi kelistrikan dan meminimalkan dampak terhadap pelanggan.
PLN ULP Balikpapan Selatan mengerahkan sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan. Penanganan dilakukan dengan menelusuri sumber gangguan, memperbaiki bagian sistem yang terdampak, serta memastikan jaringan kembali aman untuk dioperasikan.
Durasi pemadaman tersebut masih dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi teknis di lapangan. PLN menyebut penghentian sementara dapat mengalami perubahan jadwal, perubahan durasi, atau bahkan dibatalkan apabila kondisi sistem memungkinkan pasokan listrik tetap dipertahankan.
Karena itu, pelanggan di kawasan terdampak diminta memperhitungkan kebutuhan listrik selama periode pemadaman. Persiapan dapat dilakukan untuk aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik, dengan tetap memperhatikan keselamatan dalam penggunaan peralatan listrik.
Di luar periode pemadaman, PLN juga mengimbau pelanggan menggunakan energi secara bijak, terutama pada pukul 18.00-21.00 WITA. Peralatan listrik yang tidak digunakan, seperti lampu, televisi, komputer, pengisi daya, dan perangkat elektronik lainnya, disarankan dimatikan.
Penggunaan pendingin ruangan juga dianjurkan lebih efisien dengan mengatur suhu di atas 24 derajat Celsius. PLN turut mendorong pelanggan menggunakan peralatan yang hemat energi untuk membantu menekan konsumsi listrik.
PLN ULP Balikpapan Selatan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama proses penghentian sementara berlangsung. Perusahaan juga menyampaikan terima kasih atas pengertian dan dukungan pelanggan hingga proses penanganan gangguan selesai.
Dengan informasi tersebut, masyarakat di wilayah terdampak dapat menyesuaikan kegiatan dan mempersiapkan kebutuhan sebelum pasokan listrik dihentikan sementara. []
Redaksi01
