RSUD Waluyo Jati Kraksaan Teken MoU Bersama UNAIR Surabaya Guna Tingkatkan Kompetensi
Direktur RSUD Waluyo Jati, dr. Yessi Rahmawati bersama Dekan Fakultas Kedokteran UNAIR Surabaya saat teken MoU, pada Selasa (20/10/2026). (Foto : Humas)
PROBOLINGGO – RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menggandeng Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya dalam pengembangan pelayanan spesialistik dan subspesialistik yang difokuskan demi meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan serta mendukung pendidikan, penelitian dan inovasi kedokteran.
Penandatangannan kerjasama tertuang dalam (Memorandum of Understanding/MoU) antara RSUD Waluyo Jati dan UNAIR, disertai perjanjian kerja sama (PKS) dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) dan Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), di Gedung Rektorat Kampus MERR-C UNAIR Surabaya, Selasa (20/10/2026).
Menurut Direktur RSUD Waluyo Jati, dr. Yessi Rahmawati, kolaborasi dengan Universitas Airlangga merupakan langkah penting bagi RSUD Waluyo Jati untuk terus bertumbuh dan bertransformasi.
“Kami ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga didukung pendidikan, penelitian, inovasi serta sumber daya manusia yang kompeten dan profesional,” tegas dr. Yessi Rahmawati yang juga seorang master dibidang hukum ini.
Disamping itu kata dr. Yessi, kerja sama tersebut membuka peluang bagi kedua institusi untuk memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, yang juga diarahkan untuk mendukung pengembangan pelayanan medis dan peningkatan kemampuan tenaga kesehatan.
Bagi RSUD Waluyo Jati, penguatan jejaring akademik diharapkan mendukung peningkatan tata kelola klinis, mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Pemanfaatan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi kedokteran juga menjadi bagian dari upaya pengembangan rumah sakit.
“Harapan kami, sinergi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo. RSUD Waluyo Jati harus terus berkembang menjadi rumah sakit yang semakin dipercaya, unggul dalam pelayanan dan mampu berkontribusi dalam pendidikan serta pengembangan ilmu kedokteran,” tambahnya.
Kerja sama ini sekaligus mendukung transformasi RSUD Waluyo Jati melalui semangat BUGARR, HEBATT dan MELESATT. Pengembangan rumah sakit tidak hanya menyangkut sarana, prasarana dan teknologi kesehatan, tetapi juga profesionalisme tenaga kesehatan, budaya kerja, tata kelola serta pelayanan yang berpusat pada pasien.(rac)
