Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.035 per Dolar AS
JAKARTA – Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp18.035 per dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan pasar spot, Kamis (22/10/2026). Posisi tersebut turun 0,07 persen dibandingkan penutupan perdagangan sehari sebelumnya di level Rp18.022 per dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan mata uang Asia yang bervariasi pada pagi hari. Hingga pukul 09.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), sejumlah mata uang regional berada di zona merah, sedangkan lainnya masih mencatat penguatan terhadap dolar AS.
Dolar Taiwan mengalami pelemahan terdalam di kawasan Asia dengan penurunan 0,27 persen. Berikutnya, peso Filipina terkoreksi 0,05 persen, sedangkan ringgit Malaysia dan dolar Singapura masing-masing melemah 0,03 persen.
Di sisi lain, beberapa mata uang Asia bergerak menguat. Won Korea Selatan mencatat kenaikan terbesar sebesar 0,11 persen, disusul baht Thailand yang menguat 0,04 persen dan yen Jepang naik 0,02 persen. Dolar Hong Kong turut menguat tipis 0,01 persen.
Sementara itu, yuan China mencatat penguatan terbatas sebesar 0,006 persen terhadap dolar AS. Perbedaan arah pergerakan mata uang tersebut menunjukkan bahwa perdagangan valuta asing di kawasan Asia berlangsung bervariasi pada awal sesi.
Sebagaimana diberitakan Kontan, Kamis, (22/10/2026), rupiah memulai perdagangan dengan pelemahan dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Pergerakan selanjutnya tetap perlu dicermati seiring perubahan nilai tukar mata uang regional sepanjang sesi perdagangan. []
Redaksi01
