Rupiah Terkuat di Asia, Menguat 0,53 Persen ke Rp18.072

0
rupiah_dolar_2

JAKARTA – Rupiah mencatat penguatan tertinggi di antara sejumlah mata uang Asia pada perdagangan Kamis (05/11/2026) pagi. Nilai tukar rupiah di pasar spot mencapai Rp18.072 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pukul 09.01 WIB, menguat 0,53 persen dibandingkan posisi penutupan sehari sebelumnya sebesar Rp18.168 per dolar AS.

Penguatan rupiah tersebut terjadi ketika mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak positif terhadap dolar AS. Berdasarkan pergerakan pasar pada pagi itu, rupiah berada di posisi teratas, diikuti peso Filipina yang menguat 0,52 persen dan baht Thailand sebesar 0,37 persen.

Sejumlah mata uang Asia lainnya juga mencatat penguatan. Ringgit Malaysia naik 0,30 persen, yen Jepang menguat 0,25 persen, dolar Singapura bertambah 0,11 persen, yuan China naik 0,06 persen, sedangkan dolar Hong Kong menguat 0,008 persen terhadap dolar AS.

Sebaliknya, won Korea Selatan dan dolar Taiwan bergerak melemah. Won terkoreksi 0,13 persen, sementara dolar Taiwan turun 0,36 persen terhadap dolar AS.

Pergerakan mata uang regional tersebut berlangsung bersamaan dengan pelemahan indeks dolar. Indeks yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia itu berada di level 101,33, turun dari posisi sehari sebelumnya sebesar 101,56.

Data perdagangan tersebut menunjukkan penguatan rupiah berlangsung di tengah kecenderungan pelemahan dolar AS terhadap sebagian besar mata uang Asia, sebagaimana dilansir Kontan, Kamis (05/11/2026).

Pergerakan nilai tukar selanjutnya masih perlu dicermati karena posisi rupiah dapat berubah mengikuti dinamika pasar valuta asing. Pelaku pasar juga akan memantau perkembangan indeks dolar dan pergerakan mata uang regional sebagai pembanding arah perdagangan rupiah. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *