Seluruh Sektor Menguat, IHSG Melonjak 2,46 Persen pada Sesi Pertama
JAKARTA – Penguatan terjadi secara merata di seluruh sektor saham pada perdagangan sesi pertama, Jumat (03/07/2026), sehingga mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 2,46 persen ke level 5.886,01. Di tengah kenaikan tersebut, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp17.949 per dolar AS.
Berdasarkan data RTI, IHSG bergerak di rentang 5.805,92 hingga 5.899,30 sepanjang sesi pertama. Sebanyak 508 saham menguat, 128 saham melemah, dan 139 saham tidak mengalami perubahan harga. Frekuensi perdagangan tercatat 846.917 kali dengan volume transaksi mencapai 11,6 miliar lembar saham serta nilai transaksi sebesar Rp6,4 triliun, sebagaimana diberitakan Liputan6, Jumat (03/07/2026).
Penguatan pasar ditopang seluruh sektor yang bergerak di zona hijau. Sektor bahan baku mencatat kenaikan tertinggi sebesar 3,8 persen, disusul sektor industri 3,2 persen, sektor infrastruktur 2,62 persen, sektor energi 2,31 persen, sektor teknologi 1,92 persen, sektor properti 1,6 persen, sektor keuangan 1,52 persen, sektor barang konsumsi primer 1,5 persen, sektor transportasi 1,38 persen, sektor kesehatan 1,19 persen, serta sektor barang konsumsi nonprimer 0,77 persen.
Kinerja positif juga tercermin pada Indeks LQ45, yang naik 2,87 persen menjadi 581,70, menunjukkan penguatan tidak hanya terjadi pada saham berkapitalisasi kecil dan menengah, tetapi juga pada saham-saham unggulan.
Sejumlah saham turut mencatat kenaikan harga. Saham Petrosea Tbk (PTRO) menguat 1,57 persen menjadi Rp3.890 per saham setelah bergerak pada kisaran Rp3.870 hingga Rp3.950. Frekuensi perdagangan mencapai 4.264 kali dengan volume 96.572 saham dan nilai transaksi Rp37,9 miliar.
Sementara itu, saham Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 3,77 persen menjadi Rp1.100 per saham. Harga saham bergerak pada rentang Rp1.065 hingga Rp1.115 dengan frekuensi transaksi sebanyak 2.806 kali, volume perdagangan 166.111 saham, dan nilai transaksi Rp18,2 miliar.
Penguatan juga terjadi pada saham Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang naik 0,96 persen menjadi Rp525 per saham. Saham tersebut diperdagangkan pada kisaran Rp520 hingga Rp540 dengan frekuensi 3.653 kali, volume 405.085 saham, dan nilai transaksi Rp21,4 miliar.
Adapun saham Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menguat 2,96 persen menjadi Rp6.950 per saham. Selama sesi pertama, saham bergerak di rentang Rp6.750 hingga Rp6.975 dengan frekuensi perdagangan 1.471 kali, volume 17.396 saham, dan nilai transaksi Rp12 miliar.
Kenaikan IHSG yang diikuti penguatan seluruh sektor menunjukkan sentimen positif masih mendominasi perdagangan saham pada sesi pertama, meski pasar tetap mencermati pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebagai salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi arah perdagangan berikutnya. []
Redaksi01
