Sepekan di Jakarta: BUMD Tanpa Intervensi hingga Operasi Ikan Sapu-Sapu
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyoroti sejumlah capaian dan kebijakan strategis selama sepekan terakhir, mulai dari penataan manajemen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) hingga pengendalian lingkungan melalui penangkapan hampir 7 ton ikan sapu-sapu di lima wilayah kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme dalam pengisian jabatan direksi dan komisaris BUMD tanpa campur tangan politik. Kebijakan ini ditujukan untuk memastikan posisi strategis diisi oleh sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas dalam mendukung kinerja perusahaan daerah.
Selain itu, Pemprov DKI juga memperluas akses pendidikan dengan menambah jumlah sekolah swasta gratis menjadi 103 unit untuk tahun ajaran 2026/2027. Program ini didukung anggaran lebih dari Rp200 miliar melalui Dinas Pendidikan sebagai upaya meningkatkan pemerataan layanan pendidikan di ibu kota.
Di sektor ketahanan pangan, Pemprov DKI menyiapkan langkah mitigasi terhadap potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung pada April hingga September 2026. Pramono menyatakan pemerintah siap membantu daerah penghasil pangan untuk menjaga stabilitas produksi. “Tentunya kalau ada persoalan El Nino dan kemudian berdampak pada daerah tersebut, Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan bantuan, salah satunya misalnya pompa dan sebagainya. Kenapa ini dilakukan? Supaya produksi (pangan) nya tetap terjaga,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Antara, Jumat (18/04/2026).
Sementara itu, dari sisi keuangan daerah, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Michael Rolandi menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) triwulan I 2026 mencapai Rp10,38 triliun atau 13,97 persen dari target Rp74,28 triliun. “Realisasi pendapatan 13,39 persen, belanjanya 13,97 persen. Ini dalam lima tahun terakhir adalah tertinggi yang bisa dicapai,” katanya.
Pada aspek lingkungan, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta melaksanakan operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota. Hasilnya, sebanyak 6,98 ton ikan berhasil dikumpulkan dalam kegiatan yang berlangsung pada 17 April. “Kegiatan operasi penangkapan ikan sapu-sapu telah dilaksanakan secara serentak oleh lima wilayah kota pada 17 April pukul 07.30 sampai 11.00 WIB. Hasil tangkapan ikan yang diperoleh mencapai 6,98 ton,” ujar Kepala KPKP DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok.
Berbagai langkah tersebut mencerminkan upaya Pemprov DKI dalam menjaga keseimbangan antara tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, stabilitas ekonomi, serta pengendalian lingkungan secara berkelanjutan di tengah dinamika perkotaan yang terus berkembang. []
Penulis: Ilham Kausar | Penyunting: Redaksi01
