Sinergi DPRD dan Pemerintah Pastikan Jalan Provinsi di Kutim Lancar Dibangun
ADVERTORIAL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur menekankan pentingnya perencanaan matang dalam pembangunan infrastruktur jalan provinsi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), khususnya dalam mengantisipasi dampak sosial dan memastikan keberlanjutan pembangunan.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD Kaltim, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim, serta perwakilan masyarakat yang membahas proyek pembangunan jalan penghubung Sungai Nibung (Pelawan) hingga Simpang KM 46 Biatan di Kecamatan Sangkulirang.
Dalam pembahasan tersebut, DPRD menyoroti pentingnya aspek perencanaan sosial atau social cost dalam proyek infrastruktur, terutama pada wilayah yang berpotensi terdampak kepadatan penduduk. Evaluasi terhadap dampak sosial dinilai menjadi bagian penting agar pembangunan tidak menimbulkan konflik di masyarakat.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, menilai bahwa pembangunan jalan tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga harus memperhatikan kondisi sosial di sekitar jalur proyek. Menurutnya, pendekatan yang mempertimbangkan aspek sosial akan meminimalkan potensi hambatan selama pelaksanaan.
Selain itu, DPRD juga menekankan perlunya koordinasi yang intensif antara pemerintah daerah, aparat wilayah, dan masyarakat setempat dalam setiap tahapan pembangunan. Keterlibatan aktif masyarakat dinilai mampu memperkuat dukungan terhadap proyek sekaligus memastikan pelaksanaan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dalam forum tersebut, DPRD mendorong agar setiap perencanaan proyek infrastruktur dilengkapi dengan kajian menyeluruh, baik dari sisi teknis maupun sosial. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga efektivitas penggunaan anggaran serta menghindari potensi permasalahan di kemudian hari.
DPRD Kaltim juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur strategis di daerah, termasuk memastikan bahwa setiap proyek berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan pendekatan perencanaan yang komprehensif, pembangunan jalan provinsi di Kutai Timur diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas wilayah, tetapi juga berjalan secara berkelanjutan dan selaras dengan kondisi sosial masyarakat setempat.[]
Penulis: Selamet | Penyunting: Aulia Setyaningrum
