Tren Staycation Alam Naik, Hotel di Malang Tawarkan Nuansa Bali
MALANG – Tren staycation bernuansa alam semakin diminati wisatawan, mendorong pelaku industri perhotelan menghadirkan konsep penginapan yang mengedepankan ketenangan dan pengalaman menyatu dengan lingkungan, seperti yang ditawarkan Tidar Hotel Malang di kawasan Kecamatan Dau.
Berlokasi di Jalan Puncak Tidar Nomor 1, Karangwidoro, Kabupaten Malang (Kab. Malang), hotel ini mengusung konsep outdoor dengan sentuhan desain ala Bali, menghadirkan suasana sejuk dan jauh dari kebisingan kota, sebagaimana dilansir Ketik, Senin, (27/04/2026). Konsep tersebut dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mencari tempat beristirahat sekaligus melepas penat.
Marketing Communication (Marcom) Tidar Hotel Malang, Sevina, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja menghadirkan konsep penginapan berbasis alam untuk menjawab kebutuhan pasar akan ruang relaksasi yang tenang.
“Kita sih emang main di alam ya, karena benar-benar banyak nature. Terus disini tuh tempatnya sepi, sunyi gitu, jadi benar-benar kayak orang tuh escape dari kebiasaannya gitu, jadi tempat healing gitu sih,” ungkapnya.
Ia menambahkan, suasana lingkungan yang dikelilingi pepohonan serta suara aliran sungai menjadi nilai tambah yang menciptakan pengalaman menginap berbeda. Desain interior yang menghadirkan ornamen khas Bali juga memperkuat kesan seolah berada di Pulau Dewata tanpa harus meninggalkan Malang.
“Tidar Hotel juga karena konsepnya banyakan outdoor, jadi kita pasti yang diangkat ambience-nya ya, benar-benar oke banget. Terus desain interiornya juga mirip-mirip di Bali, jadi kalian gak perlu nih jauh-jauh buat ke Bali, tapi di Malang tuh juga ada,” jelas Sevina.
Dari sisi fasilitas, hotel ini menyediakan 40 kamar dengan berbagai tipe, mulai dari standard, deluxe, hingga cottage. Tipe cottage menjadi salah satu unggulan karena dilengkapi teras pribadi dan suasana yang lebih privat, sementara tipe deluxe telah dilengkapi fasilitas bathtub.
Selain akomodasi, hotel juga menyediakan ruang pertemuan dan acara seperti Airlangga Hall berkapasitas hingga 500 orang serta Patmadewi Meeting Room untuk kegiatan berskala lebih kecil. Fasilitas ini memungkinkan penyelenggaraan acara mulai dari pernikahan hingga seminar dalam suasana yang lebih alami.
Untuk mendukung pengalaman tamu, pihak hotel juga berencana menghadirkan menu baru pada sektor Food and Beverage (F&B) berupa kuliner Nusantara seperti cwie mie dan nasi tempong.
“Menu baru itu ada cwie mie, sama satunya itu nasi kayak tempong gitu. Itu sih yang mau rilis, jadi stay tune aja buat bulan Mei mungkin,” ujar Sevina.
Dengan konsep tersebut, manajemen berharap hotel dapat menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang mencari ketenangan sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata di Kab. Malang.
“Harapannya untuk tidur hotel ya makin dikenal ya, karena bener-bener guys, ini tuh tempat bener-bener enak banget buat escape dari kalian yang sumpah nih kerja, ataupun sumpek kuliah, bisa banget nih staycation di sini sama keluarga,” ucapnya penuh harapan. []
Penulis: Nurul Aliyah | Penyunting: Redaksi01
