Ambulans Udara Jatuh di India, Tujuh Orang Tewas

JAKARTA – Kecelakaan tragis menimpa sebuah pesawat ambulans udara yang membawa tujuh orang di wilayah negara bagian Jharkhand, India timur, pada Senin (23/02/2026) waktu setempat. Seluruh penumpang dan awak yang berada di dalam pesawat tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah pesawat jatuh di area yang sulit dijangkau.

Peristiwa ini segera memicu respons cepat dari otoritas setempat. Aparat dan tim medis dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan memastikan kondisi para korban. “Tim dokter menemukan mereka, dan menyatakan mereka meninggal,” kata pejabat pemerintah setempat, Keerthishree G, kepada wartawan, dilansir kantor berita AFP, Selasa (24/02/2026). Dia menambahkan bahwa dua dari tujuh orang yang tewas adalah kru pesawat carter tersebut.

Berdasarkan keterangan otoritas penerbangan sipil India, pesawat yang mengalami kecelakaan merupakan Beechcraft C90 yang dioperasikan untuk misi medis darurat. Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) menyebut pesawat carter tersebut tengah mengoperasikan “penerbangan evakuasi medis (Ambulans Udara)” sebelum akhirnya jatuh di daerah Kasaria, Jharkhand.

Pesawat yang dioperasikan oleh Redbird Airways Pvt Ltd itu lepas landas dari Ranchi, ibu kota Jharkhand, dengan tujuan New Delhi. Di dalam pesawat terdapat seorang pasien yang tengah dievakuasi bersama staf medis, serta kru penerbangan.

Dalam pernyataan resminya, DGCA mengungkapkan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, “Pesawat meminta pengalihan rute karena cuaca dan kehilangan kontak dengan radar lalu lintas udara dalam 23 menit,” kata DGCA. Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya faktor cuaca yang berpotensi memengaruhi jalannya penerbangan sebelum komunikasi dengan pengatur lalu lintas udara terputus.

Otoritas juga memastikan langkah-langkah penanganan telah dilakukan sesaat setelah laporan hilangnya kontak diterima. DGCA mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diposting Senin malam di media sosial, bahwa “tim pencarian dan penyelamatan berada di lokasi”. Disebutkan bahwa tim dari Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat juga dikirimkan. Proses investigasi kini difokuskan pada pengumpulan bukti di lokasi jatuhnya pesawat untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Sejumlah laporan menyebutkan pesawat jatuh di kawasan hutan yang terpencil dan sulit diakses, sehingga menyulitkan proses evakuasi awal. Medan yang berat menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat yang harus menembus area tersebut untuk mencapai titik lokasi kecelakaan.

Insiden ini menambah daftar kecelakaan pesawat carter di India dalam beberapa waktu terakhir. Bulan sebelumnya, kecelakaan pesawat juga terjadi di wilayah barat India yang menewaskan sejumlah pejabat daerah dan penumpang lainnya saat proses pendaratan.

Pemerintah setempat menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan memastikan investigasi dilakukan secara menyeluruh serta transparan. Otoritas penerbangan berkomitmen mengevaluasi standar keselamatan, khususnya pada layanan penerbangan medis darurat, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.[]

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *