968 Agen ADINK Jadi Andalan Bank Kalsel Layani Desa Terpencil

BANJARMASIN – Upaya memperluas inklusi keuangan di wilayah pedesaan terus diperkuat Bank Kalsel dengan mengandalkan jaringan 968 Agen Laku Pandai hingga Desember 2025. Kehadiran agen ini menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini kesulitan menjangkau layanan perbankan konvensional.

Jaringan agen yang diberi nama Agen Digital Inklusif Keuangan (ADINK) tersebut tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Selatan dan difokuskan untuk menjangkau daerah terpencil. Melalui ADINK, warga dapat mengakses berbagai layanan perbankan dasar tanpa harus datang ke kantor cabang.

Layanan yang tersedia mencakup pembukaan rekening tabungan, setoran dan penarikan tunai secara real-time, pembayaran tagihan seperti listrik, air, dan pajak, hingga transfer antar-rekening. Kemudahan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

Direktur Utama (Dirut) Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan bahwa penguatan jaringan agen merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program inklusi keuangan nasional yang diinisiasi pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan.

“Pencapaian 968 agen aktif ini adalah bukti nyata Bank Kalsel memastikan layanan keuangan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah yang jauh dari kantor fisik,” ujar Fachrudin dalam keterangan resminya, sebagaimana diwartakan Kalselpos, Kamis (26/03/2026).

Selain memperluas akses layanan, keberadaan ADINK juga diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus melindungi warga dari praktik keuangan ilegal yang kerap menyasar daerah minim akses perbankan. Dengan demikian, pemerataan layanan keuangan di Kalsel tidak hanya berdampak pada kemudahan transaksi, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. []

Penulis: Anas Aliando | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *