Manasik Haji Paser 2026, 545 Jemaah Dibekali Ibadah dan Kesehatan

Manasik Haji Terintegrasi di Paser membekali 545 jemaah dengan kesiapan ibadah, kesehatan, dan administrasi sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

PASER – Ratusan jemaah haji reguler di Kabupaten Paser mengikuti kegiatan Manasik Haji Terintegrasi yang digelar di Aula Masjid Agung Nurul Fallah, Tana Paser, sejak Senin (30/03/2026) hingga 2 April 2026, sebagai bagian dari pembekalan menyeluruh menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 545 peserta ini merupakan agenda penting untuk memastikan kesiapan ibadah, kesehatan, dan administrasi jemaah. Jumlah tersebut mengalami penurunan dari sebelumnya 547 peserta, akibat adanya jemaah yang meninggal dunia.

Kepala Seksi (Kasi) Bina Haji dan Umrah serta Pelayanan pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Paser, Aisyah, menjelaskan bahwa manasik dilaksanakan secara bertahap guna menjangkau seluruh jemaah secara optimal.

“Rangkaian kegiatan ini dilakukan beberapa kali untuk memastikan semua peserta mendapatkan materi lengkap, mulai dari persiapan ibadah, kesehatan, hingga administrasi keberangkatan,” jelas Aisyah.

Selain pembekalan ibadah, aspek kesehatan menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser, Ainun Jariah, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan syarat mutlak sebelum pelunasan biaya haji.

Ia menyebutkan, jemaah juga diberikan edukasi terkait kebijakan kesehatan haji, pencegahan dan pengendalian penyakit, termasuk protokol pencegahan infeksi serta vaksinasi wajib.

“Jemaah yang kondisinya menurun akan segera ditangani oleh tim medis agar dapat pulih dengan cepat dan tetap berangkat sesuai kloternya,” ujar Ainun.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Mardiana, calon jemaah asal Kecamatan Kuaro, mengaku mendapatkan pemahaman yang lebih jelas terkait prosedur keberangkatan setelah menunggu selama 13 tahun sejak mendaftar.

“Awalnya sempat bingung soal prosedur, tapi setelah penjelasan tadi, kami jadi punya gambaran jelas apa yang harus disiapkan di rumah maupun di Tanah Suci nanti,” kata Mardiana.

Hal senada disampaikan Jainah, calon jemaah asal Kecamatan Batu Engau, yang menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan.

“Alhamdulillah, saya rutin jalan santai dan olahraga ringan setiap hari. Hasil pemeriksaan kesehatan kemarin bagus, jadi sekarang fokus menjaga kondisi agar kuat saat ibadah nanti di Tanah Suci,” ujarnya.

Aisyah menambahkan, selain manasik, jemaah juga dibekali prosedur kesehatan dan administrasi keberangkatan. Setibanya di Embarkasi Balikpapan, seluruh jemaah akan menjalani pemeriksaan ulang guna memastikan status layak terbang.

“Jika ada jemaah yang kondisinya menurun, akan segera ditangani tim medis agar siap berangkat sesuai kloternya,” terang Aisyah.

Dengan pembekalan yang komprehensif ini, diharapkan seluruh jemaah haji Paser dapat melaksanakan ibadah dengan lancar, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku. []

Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *