Bulog dan Pemkab Paser Distribusikan Bantuan Pangan

Pemkab Paser bersama Bulog menyalurkan bantuan pangan untuk 22.913 penerima dengan stok beras dan minyak goreng yang dipastikan aman.

PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser bersama Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Cabang Paser menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk 22.913 keluarga penerima manfaat (KPM) periode Februari–Maret 2026, sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga.

Sosialisasi penyaluran bantuan tersebut digelar di Kantor Bulog Paser, Selasa (31/03/2026), dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Paser Amiruddin Achmad.

Dalam arahannya, Amiruddin menegaskan bahwa ketersediaan stok pangan di Bulog dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan maupun lonjakan harga bahan pokok.

“Masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan pangan maupun lonjakan harga yang eksis di pasar. Stok dari BULOG tersedia untuk menjaga ketersediaan bahan pokok tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program bantuan pangan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen pengendalian harga agar tetap stabil di pasaran.

Pada periode Februari–Maret 2026, bantuan dialokasikan untuk 22.913 penerima dengan total beras sebanyak 458,260 ton dan minyak goreng sebesar 91.652 liter. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode sebelumnya guna memperluas jangkauan penerima manfaat di seluruh wilayah Paser.

Amiruddin juga menekankan pentingnya validasi data penerima bantuan agar penyaluran tepat sasaran. Ia menyebut koordinasi lintas instansi menjadi kunci dalam memastikan akurasi data. “Kami memastikan setiap bantuan sampai ke tangan yang berhak, dengan data yang akurat dan koordinasi yang baik antar lembaga,” tambahnya.

Koordinasi tersebut melibatkan Dinas Sosial (Dinsos) Paser, Dinas Ketahanan Pangan, serta pemerintah kecamatan dan desa untuk mengantisipasi kendala, seperti data penerima yang tidak mutakhir atau penerima yang telah meninggal dunia.

Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, program ini juga diharapkan mampu mendukung keberlanjutan produksi petani lokal. Kehadiran Bulog sebagai penyangga pangan dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas harga di tingkat produsen maupun konsumen.

Melalui penyaluran bantuan pangan ini, Pemkab Paser menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan terstruktur, dengan pengawasan ketat agar seluruh KPM dapat menerima bantuan secara tepat waktu dan tepat sasaran. []

Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *