Pergerakan Rupiah Terbatas, Ini Rincian Kurs di Bank Nasional
JAKARTA – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (15/04/2026) menunjukkan penguatan terbatas di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI). Kondisi ini turut memengaruhi variasi kurs jual dan beli dolar di sejumlah bank nasional.
Berdasarkan data pasar pada pukul 09.10 WIB, rupiah dibuka menguat tipis 0,01 persen ke level Rp17.126 per dolar AS. Penguatan ini terjadi seiring tekanan terhadap mata uang AS di pasar global, meskipun sentimen domestik dinilai masih menahan laju apresiasi.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah masih berpotensi menguat, namun dalam rentang terbatas. “Nilai tukar rupiah diperkirakan berpotensi menguat terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini, seiring tekanan yang masih membayangi mata uang Negeri Paman Sam di pasar global,” ujarnya sebagaimana dilansir Bisnis, Rabu (15/04/2026).
Ia menambahkan, pelaku pasar cenderung menunggu arah kebijakan Bank Indonesia sehingga pergerakan rupiah diperkirakan berada di kisaran Rp17.050 hingga Rp17.200 per dolar AS.
Sejalan dengan pergerakan tersebut, sejumlah bank nasional menetapkan kurs berbeda untuk transaksi dolar AS. Di Bank Central Asia Tbk, kurs e-rate pada pukul 10.46 WIB berada di level beli Rp17.132 dan jual Rp17.152. Sementara untuk TT counter dan bank notes, masing-masing ditetapkan pada kisaran beli Rp16.965 dan jual Rp17.265.
Pada Bank Rakyat Indonesia Tbk, kurs e-rate tercatat pada level beli Rp17.123 dan jual Rp17.150. Adapun kurs TT counter berada pada posisi beli Rp17.040 dan jual Rp17.240 per dolar AS.
Selanjutnya, Bank Mandiri Tbk menetapkan kurs special rate di level beli Rp17.110 dan jual Rp17.140. Untuk TT counter dan bank notes, kurs berada pada kisaran beli Rp16.900 dan jual Rp17.200.
Sementara itu, Bank Negara Indonesia Tbk menetapkan kurs special rates pada level beli Rp17.132 dan jual Rp17.152. Adapun kurs TT counter dan bank notes berada di kisaran beli Rp17.000 dan jual Rp17.300.
Di kawasan Asia, pergerakan mata uang cenderung bervariasi. Baht Thailand, peso Filipina, ringgit Malaysia, won Korea, dolar Taiwan, dan dolar Singapura menguat terhadap dolar AS, sedangkan rupee India, yen Jepang, yuan China, serta dolar Hong Kong justru melemah.
Dengan dinamika tersebut, pelaku pasar diimbau tetap mencermati perkembangan global dan kebijakan domestik, mengingat fluktuasi nilai tukar berpotensi memengaruhi aktivitas perdagangan maupun investasi dalam jangka pendek. []
Penulis: Ni Luh Anggela | Penyunting: Redaksi01
