Jakarta Siap Sambut 40 Ribu Pelari di BTN JAKIM 2026
JAKARTA – Ajang olahraga berskala internasional BTN Jakarta International Marathon (BTN JAKIM) 2026 diproyeksikan menjadi penggerak pariwisata olahraga (sport tourism) sekaligus ekonomi daerah, dengan target partisipasi lebih dari 40.000 pelari dari dalam dan luar negeri. Kegiatan ini akan digelar pada 13–14 Juni 2026 sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng Bank Tabungan Negara (BTN) dalam penyelenggaraan ajang yang telah mengantongi predikat Elite Label dari World Athletics tersebut. Ribuan pelari mancanegara dari 46 negara dipastikan ambil bagian, dengan jumlah yang masih berpotensi bertambah.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menilai BTN JAKIM tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana promosi budaya dan ikon kota kepada dunia. “Melalui BTN JAKIM, Jakarta tidak hanya menjadi tuan rumah kompetisi lari, tetapi juga menghadirkan pengalaman berlari yang memperkenalkan ikon kota serta budaya lokal kepada para peserta,” ujarnya sebagaimana diberitakan Antara, Selasa (15/04/2026).
Ia juga mengapresiasi dukungan BTN yang dinilai turut memberikan dampak ekonomi bagi Jakarta. “Saat ini, ajang ini sudah menjadi kegiatan yang ditunggu banyak orang, bahkan di tingkat internasional,” ujarnya.
Direktur Utama (Dirut) BTN, Nixon Napitupulu, menyatakan keterlibatan perseroan dalam BTN JAKIM merupakan bagian dari strategi mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperluas layanan keuangan berbasis gaya hidup. “Melalui BTN JAKIM, kami ingin masyarakat dapat merasakan berbagai benefit menggunakan mobile banking bale by BTN mulai dari saat pendaftaran, race pack collection, race, hingga setelah BTN JAKIM 2026,” katanya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, BTN JAKIM menghadirkan sejumlah inovasi, termasuk pelaksanaan selama dua hari dan penambahan kategori lomba. Empat kategori yang dipertandingkan meliputi BTN Marathon, Le Minerale Half Marathon, EJ Sport 10K, dan BSN 5K, dengan kategori 5K ditujukan untuk memperluas partisipasi masyarakat.
Dari sisi rute, lomba tetap menampilkan ikon utama Jakarta. Hari pertama akan dimulai dan berakhir di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), sedangkan hari kedua dimulai dari Monumen Nasional (Monas) dan finis di GBK. Sepanjang rute, peserta akan disuguhkan cheering point bernuansa budaya yang disiapkan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Dinas Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta.
Race Director Indonesia Muda Road Runner, Satrio Guardian, menegaskan aspek teknis lomba dirancang untuk menjamin kenyamanan peserta melalui konsep 4S yakni sterile, secure, safety, dan smooth. “Kami memastikan setiap aspek teknis, mulai dari rute hingga manajemen di lapangan dirancang untuk memberikan pengalaman berlari yang optimal bagi para pelari,” ujarnya.
Ia menambahkan, status Elite Label menunjukkan bahwa BTN JAKIM telah memenuhi standar internasional, sehingga meningkatkan kredibilitas sekaligus daya tarik bagi pelari global.
Dengan berbagai penguatan tersebut, BTN JAKIM 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat citra Jakarta sebagai destinasi sport tourism kelas dunia serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. []
Penulis: Ida Nurcahyani | Penyunting: Redaksi01
