PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2026, yang dibuka oleh Bupati Paser, Fahmi Fadli, di Gedung Pendopo Lou Bapekat, Rabu (15/04/2026).
Rakorda yang mengusung tema “Mengabdi untuk Keselamatan Negeri melalui Penguatan Manajemen Risiko dan Ketahanan Daerah dalam Menghadapi Ancaman Kebakaran” ini dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Paser, perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta kepala instansi terkait dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim.
Dalam sambutannya, Bupati Paser menegaskan pentingnya sinergitas lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana yang kian kompleks di daerah. “Tugas kita semakin berat dan mustahil bisa kita pikul sendirian. Saya minta seluruh jajaran terus memperkuat kekompakan dan sinergitas. Di lapangan, kita adalah satu kesatuan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, Satlinmas, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai garda terdepan dalam penanganan kebencanaan dan ketertiban umum.
Urgensi pelaksanaan Rakorda ini didasari meningkatnya tren bencana di Kaltim. Berdasarkan data BPBD Kaltim tahun 2025, tercatat 845 kejadian bencana, didominasi banjir sebanyak 267 kejadian dan kebakaran permukiman 249 kejadian, dengan total kerugian ekonomi mencapai Rp40,79 miliar.
Selain itu, Pemkab Paser bersama pemangku kepentingan mewaspadai potensi kekeringan dini dan kemarau panjang pada 2026 yang berisiko meningkatkan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bupati Paser mendorong pemanfaatan teknologi seperti sistem deteksi dini berbasis digital dan penggunaan drone pemantau guna meningkatkan efektivitas penanganan di lapangan.
Rangkaian kegiatan Rakorda diawali dengan registrasi peserta sejak pukul 07.00 Wita, dilanjutkan pembukaan resmi, serta pemberian penghargaan dan plakat. Agenda kemudian berlanjut dengan diskusi panel yang menghadirkan analis kebijakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Fawaz Syaefullah; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kaltim, Munawwar; serta perwakilan Manggala Agni wilayah Kaltim–Kalimantan Utara (Kaltara), Zulkarnain.
Diskusi tersebut membahas penguatan kapasitas kelembagaan, strategi mitigasi risiko kebakaran, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana ke depan.
Sebagai penutup rangkaian hari pertama, Pemkab Paser menggelar jamuan makan malam (gala dinner) bagi seluruh peserta di Gedung Pendopo Lou Bapekat pada pukul 20.00 Wita.
Melalui Rakorda ini, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih solid antarinstansi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi ancaman kebakaran dan bencana lainnya di Kaltim. []
Penulis: Darwanti| Penyunting: Aulia Setyaningrum
