Dari Nol ke Sukses, Kisah UMKM Perempuan Bangkit Lewat GrabModal

JAKARTA – Akses pendanaan digital menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha dan penghidupan ratusan ribu perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mitra pengemudi di Indonesia. Melalui layanan GrabModal by OVO Finansial, lebih dari Rp6 triliun telah disalurkan kepada lebih dari 445 ribu penerima manfaat sejak program tersebut diluncurkan.

Di tengah perkembangan ekonomi digital, pemanfaatan teknologi finansial dinilai mampu memperluas peluang usaha sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi perempuan. Layanan ini menjadi salah satu solusi pembiayaan yang memberikan akses cepat bagi pelaku usaha kecil untuk tetap bertahan dan berkembang.

Salah satu penerima manfaat, Mak Netty, tetap aktif bekerja sebagai mitra pengemudi sejak 2018 meski telah berusia di atas 50 tahun. Ia mengandalkan pendanaan untuk memenuhi kebutuhan keluarga saat suaminya sakit hingga akhirnya menjadi tulang punggung keluarga. “Selama pekerjaannya baik, kenapa harus malu?” ujarnya, sebagaimana dilansir Jpnn, Kamis, (23/04/2026).

Dengan pinjaman awal sekitar Rp2 juta, Mak Netty memanfaatkannya untuk biaya pengobatan dan kebutuhan sehari-hari. Bahkan saat ponsel yang menjadi alat kerja rusak, ia kembali menggunakan akses pembiayaan agar tetap dapat bekerja.

Kisah lain datang dari Fitri Farhatani di Serang, Provinsi Banten. Setelah mengalami kerugian akibat penipuan digital hingga Rp120 juta, ia memulai usaha dari nol dengan modal Rp200 ribu. Usaha makanan rumahan yang dirintisnya berkembang pesat setelah mendapatkan tambahan modal melalui layanan tersebut.

“Awalnya hanya berharap cukup untuk makan. Ternyata bisa jadi harapan baru,” katanya.

Seiring waktu, usaha Fitri mampu berkembang hingga memperbaiki kondisi keuangan keluarga, bahkan berhasil membeli rumah secara tunai pada 2026. Pengalaman ini menunjukkan bahwa akses pembiayaan yang tepat dapat menjadi titik balik bagi pelaku UMKM dalam menghadapi tekanan ekonomi.

Layanan GrabModal by OVO Finansial tidak hanya berfungsi sebagai penyedia dana, tetapi juga membuka ruang bagi perempuan untuk tetap produktif, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperluas peluang usaha di tengah tantangan ekonomi.

Momentum peringatan Hari Kartini turut memperlihatkan peran perempuan dalam ekonomi digital yang semakin kuat. Kontribusi mereka, baik sebagai mitra pengemudi maupun pelaku UMKM, menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas secara berkelanjutan. []

Penulis: M. Rasyid Ridha | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *