Sinergi 15 BUMN Dorong Kelestarian dan Ekonomi Raja Ampat

RAJA AMPAT – Sinergi 15 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) difokuskan untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyasar aspek lingkungan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Program yang berlangsung pada 22–24 April 2026 ini dilaksanakan di Kampung Mutus dan Kampung Manyaifun dengan pendekatan terpadu. Kegiatan mencakup rehabilitasi ekosistem, pembangunan infrastruktur dasar, serta peningkatan kapasitas masyarakat sebagai upaya menjaga kelestarian kawasan sekaligus mendorong kesejahteraan warga setempat.

Direktur Utama (Dirut) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo mengatakan keterlibatan perusahaan dalam program ini merupakan bagian dari komitmen BUMN untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat di wilayah 3T.

“Wujud komitmen kami untuk tidak hanya menghadirkan layanan transportasi yang andal, tetapi juga berkontribusi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menciptakan dampak berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, sebagaimana dilansir Liputan6, Minggu, (26/04/2026).

Di Kampung Mutus, kegiatan difokuskan pada pelestarian lingkungan melalui penanaman 2.000 bibit mangrove dan 650 fragmen terumbu karang, yang disertai edukasi kepada masyarakat. Program ini juga mencakup pelatihan dan sertifikasi selam bagi kelompok konservasi, serta pendampingan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna memperkuat kelembagaan ekonomi lokal.

Selain itu, akses listrik berhasil diperluas ke 119 rumah dengan menjangkau sekitar 500 penerima manfaat. Di sektor pendidikan, dilakukan renovasi fasilitas belajar dan penyediaan sarana pendidikan di SD Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Effata Mutus dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 11 Raja Ampat.

Sementara itu, di Kampung Manyaifun, program diarahkan pada peningkatan layanan dasar melalui penyediaan listrik bagi 59 rumah dengan jangkauan 117 penerima manfaat. Renovasi fasilitas umum, sekolah, dan rumah ibadah juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Direktur Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Edi Eko Cahyono menjelaskan kolaborasi lintas BUMN ini menjadi strategi untuk menghadirkan program yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan melalui pendekatan multi intervensi.

Corporate Secretary (Corsec) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale menambahkan bahwa program ini turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), seperti pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, energi bersih dan terjangkau, serta perlindungan ekosistem laut.

“Melalui program kolaborasi ini, ASDP ingin memastikan kehadirannya tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Windy.

Program TJSL ini melibatkan 15 BUMN, antara lain PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Pegadaian (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Indonesia Financial Group (IFG), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia), PT Taspen (Persero), Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero), PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, dan Perum Damri.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat peran BUMN sebagai agen pembangunan yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan lingkungan secara berkelanjutan di wilayah terpencil Indonesia.[]

Penulis: Dani Jumadil Akhir | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *